Wabup Pasangkayu Buka Diskusi Interaktif Pemuda Dalam Pembangunan Daerah

01 December 2019 22:31
Wabup Pasangkayu Buka Diskusi Interaktif Pemuda Dalam Pembangunan Daerah
Wabup Pasangkayu, M Saal saat membuka diskusi interaktif pemuda dalam pembangunan daerah, berlangsung di Warko Djapos, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Enis/Trans89.com)

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Indonesian Young Leaders (IYL) menggelar kegiatan meet and greet (bertemu dan menyapa) dikemas dalam diskusi interaktif pemuda dalam pembangunan daerah dibuka Wakil Bupati (Wabup) Pasangkayu, M Saal dihadiri sekitar 50 orang peserta, berlangsung di Warkop Djapos, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (1/12/2019) malam.

Giat diawali dengan penggalangan dana untuk Negara Palestina, dan nampak hadir digiat tersebut, Anggota DPRD Pasangkayu Mirwan, Pendiri Indonesian Young Leaders (IYL) M Iqbal Al Islami, Direktur IYL Supardi M, motivator peraih Master of Research di UCL Inggris Restuan Lubis, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pasangkayu Asad Rasyid dan beberapa organisasi kepemudaan di Pasangkayu.

Dalam sambutan Direktur IYL, Supardi M mengatakan kegiatan ini diprakarasi oleh anak-anak muda-muda yang merupakan reinkarnasi dalam pembangunan bangsa dan daerah.

“Anak muda yang hadir ini merupakan anak-anak muda yang memiliki gerakan-gerakan perubahan, dimana pemuda mencatatkan tinta emas dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa, begitupun di daerah Pasangkayu ini,” kata Supardi.

Menurutnya, konsep pembangunan bukan lagi top leader atau dari atas kebawah, namun konsep saat sekarang ini, konsep pembangunan dari bawah keatas, sehingga bagaimana pemuda terjun dalam konsep perubahan pembangunan ini.

“Pembangunan yang berproses dimulai dari musyawaran perencanaan pembangunan (Musrembang) sehingga diharapkan pemuda terlibat didalmnya. Kita pemuda harus selalu ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” tutur Supardi.

Wabup Pasangkayu, M Saal sebelum membuka acara menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasangkayu mengapresiasi kegiatan ini yang diprakarasi anak-anak muda.

“Bagaiamana empat pilar yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhineka Tuggal Ika dan NKRI, dimana kita sepakati bersama NKRI harga mati, akan tetapi bagaimana kita mengisi pembangunan bangsa ini, dimana pemuda kita ketahui bersama deklarasikan diri ditahun 1928,” papar Saal.

Ia menjelaskan, saat ini pemuda di NKRI dikategorikan dengan kaum millenial mencapai sekitar 87 juta jiwa, sehingga sangat berpengaruh dalam berdemokrasi, namun kaum pemuda memiliki kemampuan intelektual, sehingga para pemuda dapat melihat demokrasi yang lebih baik.

“Kita berharap, kaum millenial betul-betul ambil bahagian dalam pembangunan, jangan hanya jadi penikmat, namun membuat produk dalam tataran pembangunan di daerah Pasangkayu khususnya,” jelas Saal.

Dirinya menyebutkan, dirinya tadi melihat diawal acara panitia melakukan penggalangan dana untuk Palestina.

“Kegiatan ini sangat positif, karena kita bagaimana melindungi tanah tumpah darah kita, tetapi juga bagaimana menjaga ketertiban dunia dengan berbagi bangsa lain yang membutuhkan,” sebut Saal.

Saal mengungkapkan, dialog ini bagimana kita laksanakan dengan baik, karena pembangunan bukan lagi dari atas kebawah, tetapi dari bawah keatas, sehingga pemuda harus ambil bagian dalam Musrembang, mulai dari desa hingga kabupaten.

“Para pemuda gharus elalu pro aktif dalam Musrembang ini, supaya semua tahu apa yang akan dilaksanakan Pemda, sebab proses pengagaran itu bukan rahasia, tetapi harus ditahu oleh publik, sehingga partisipasi pemuda diutuhkan didalamnya,” ungkapnya.

Usai mebuka acar diskusi, Wabup Pasangkayu M Saal menerima cinderamata dari Pendiri IYL, Muhammad Iqbal Al Islami kemudian dilanjutkan diskusi interaktif dipandu Supardi M. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya