Sosialisasi Juknis BOK Tenaga Tracer Covid 19 di Bambalamotu

03 May 2021 16:09
Sosialisasi Juknis BOK Tenaga Tracer Covid 19 di Bambalamotu
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM –  Puskesmas Bambalamotu menggelar Koordinasi dan Sosialisasi Juknis Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tenaga tracer Corona Virus Disease 19 (Covid-19).

Koordinasi yang melibatkan lintas sektor, dihadiri Danramil 02 Rondomayang Kapten Inf Ismail, dan Kapolsek Bambalamotu AKP Muhammad Nur, serta Kepala Puskesmas Bambalamotu Hasna, dibuka Camat Bambalamotu Darwin, di Aula Puskesmas Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Senin (03/05/2021).

Dalam sambutannya Darwin mengatakan, perlu sosialisasi tentang Juknis BOK pemagangan Covid 19 khususya di Bambalamotu ini. Mulai dari bagaimana cara penggunaan nya, sehingga bisa menyamakan persepsi antara petugas kesehatan dengan lintas sektor yang terlibat.

“Sebelum kita laksanakan teknis nya ada baiknya terlebih dahulu kita mengerti teknis penggunaan dana sehingga nantinya tidak terjadi lagi kesalahpahaman yang bisa saja membawa kita kepada penyalahgunaan anggaran Covid 19,” kata Darwin.

Pada penyampaian materinya, Kapus Hasna menjelaskan, sosialisasi Juknis BOK nantinya untuk pembiayaan Honorarium tenaga tracer Covid 19. Dimana tenaga Tracer merupakan tenaga pelaksanaan pelacakan kontak yang melibatkan unsur masyarakat seperti kader, Babinsa, Bhabinkamtibmas, PKK, Linmas, Karang Taruna dan relawan yang sudah mendapatkan pelatihan terkait lainnya pelacakan kontak dilakukan untuk mencari dan memantau kontak erat dan kasus  covid-19

Lanjut Hasna, tenaga Tracer nantinya mempunyai tugas pelacakan dan pemantauan kontak, serta memastikan kontak erat diperiksa dengan RDT antigen atau Nucleic Acid Amplification test atau disingkat NAAT

“Termasuk pemantauan harian selama karantina oleh Tracer dan petugas Puskesmas,” urai Hasna.

Lebih lanjut Hasna menjelaskan, adapun jumlah Honor dan insentif tenaga tracer paling banyak senilai Rp 325.000 per orang Per bulan. Serta Insentif paling banyak senilai Rp 15.000 per orang kontak erat yang selesai dipantau
Transport pemantauan Rp 60.000 per kunjungan maksimal 4 kali kunjungan selama masa pemantauan. (Ari/Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya