Muhammadiyah Pasangkayu Optimis Bentuk Tanfidz Handal

02 May 2021 04:33
Muhammadiyah Pasangkayu Optimis Bentuk Tanfidz Handal
Para guru ngaji saat melakukan evaluasi terhadap santriwan dan santriwati tanfidz Al Qur’an di Mesjid Nurul Falah Muhammadiya Jalan KH Ahmad Dahlan Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. (Syamsudin/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Pasangkayu memprogramkan gerakkan Muhammadiyah menghafal Al Qur’an dengan membentuk santriawan dan santriwati Tanfidz Al Qur’an sebagai cikal bakal lahirnya tanfidz handal di Kabupaten Pasangkayu.

Guru ngaji Mesjid Nurul Falah Muhammadiyah Pasangkayu yang ditemui media ini Ustadz Abdurrahman Laica mengatakan, pembelajaran tanfidz Al Qur’an pada anak usia dini sangat penting dilakukan agar kedepan anak-anak tidak hanya bisa membaca tetapi juga menghafal Al Qur’an secara baik dan benar.

“Kita berharap dengan intensnya dilakukan gerakan membaca Al Qur’an bagi anak usia dini di bulan Ramadhan ini akan membentuk santriwan dan santriwati handal yang akan membawa nama Muhammadiyah sebagai lembaga yang semakin dipercaya dalam menggerakan pendidikan keagamaan,” Ustad Rahman di Mesjid Nurul Falah Muhammadiyah Jalan KH Ahmad Dahlan Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (1/5/2021) malam.

Menurut Ustad Rahman, santriwan dan satriwati mencapai 57 anak, untuk guru ngaji terdiri atas satu pembina putra dan satu pembina putri dengan dibantu guru ngaji lain sebanyak empat ustadza.

“Memasuki bulan Ramadhan, hasil evaluasi penguatan santriwan dan santriwati tanfidz Al Qur’an sudah ada yang mampu menghafal Al Qur’an sebanyak delapan juz,” tuturnya.
Tentu ini kata dia, merupakan kebanggaan tersendiri bagi santriwan dan santriwati Mesjid Nurul Falah Muhammadiyah Pasangkayu.

“Santriwan dan santriwati kita selama Ramadhan ini sudah ada mampu menghafal Al Qur’an sampai delapan juz, sehingga kami optimis jika ini terus dikembangkan Insya Allah Muhammadiyah Pasangkayu mampu membentuk tanfidz handal,” optimis Rahman.

Salah satu orang tua santriwati, Syamsudin mengapresiasi kepada pimpinan Muhammadiyah dan guru ngaji di Mesjid Nurul Falah Muhammadiyah Pasangkayu yang selama ini andil membentuk santriwan dan santriwati tanfidz Al Qur’an.

“Semoga proses pendidikan keagamaan bagi anak usia dini seperti ini terus menerus berlanjut,” kata Syamsudin.

Lanjut Syamsudin, anak-anak tidak hanya sukses pada pendidikan umum tetapi juga sukses pada sektor pendidikan keagamaan, karena pendidikan keagamaan sangat penting membangun akhlak bagi anak-anak sejak dini.

“Ya, kita tidak ingin hanya anak-anak kita cerdas intektual, tetapi perlu kita seimbangkan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan sprituil, utamanya bagi anak-anak sejak dini,” terangnya.

Sementara Ketua PD Muhammadiyah Pasangkayu, Sudirman Zuhdi menyampaikan, bahwa program gerakkan Muhammadiyah menghafal Al Qur’an di bulan Ramdahan ini untuk membentuk akhlak anak usia dini dan sejalan program Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasangkayu.

“Ini sejalan dengan program Pemda Kabupaten Pasangkayu, sehingga kami salah satu organiasi ummat ingin selalu hadir dan membantu pemerintah dan masyarakat, agar anak-anak kita sejak dini berakhlak baik sesuai akhlak Rasulullah Muhammad SAW yang mulia dengan membangun generasi Qur’ani agar tercipta masyarakat taat dengan lingkungan yang agamawis,” imbuhnya. (Syam)

 

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya