HMI Pasangkayu Aksi Solidaritas Terkait Dugaan Pemukulan Kadernya di Mamuju dan Polman

14 April 2021 02:44
HMI Pasangkayu Aksi Solidaritas Terkait Dugaan Pemukulan Kadernya di Mamuju dan Polman
Aksi HMI di Mapolres Pasangkayu Jalan Ir Soekarno Kabbupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. (Andi Safrin Mahyudin/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Dengan adanya insiden dugaan pemukulan terhadap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju dan Polewali Mandar (Polman) belum lama ini oleh oknum, HMI Cabang Pasangkayu gelar aksi solidaritas.

Aksi yang menuntut dan mendesak Kapolres Pasangkayu untuk segera komunikasi kepada Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) agar mengevaluasi Kapolresta Mamuju dan Kapolres Polman, dimana hal itu disampaikan Koordinator Lapangan (Korlap) Saidin depan Mapolres Jalan Ir Soekarno Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, Senin (12/4/2021).

“Telah kita ketahui bersama, bahwa telah terjadi pemukulan terhadap Kader HMI Cabang Manakarra dan Polman yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami meminta agar kejadian ini jangan sampai terjadi hal serupa, khususya di Kabupaten Pasangkayu,” kata Saidin.

Ia berharap, agar kiranya bapak Kapolres Pasangkayu atau yang mewakili bisa bersama-sama datang ke gedung DPRD berdiskusi terkait persoalan pemukulan Kader HMI Cabang Manakarra oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Saya mewakili teman-teman dalam aksi solidaritas kali ini, tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian untuk mengawal pergerakan kita saat ini,” ucap Saidin.

Menanggapi hal tersebut, mewakili Kapolres, Iptu Pujiono menyampaikan turut prihatin untuk insiden pemukulan Kader HMI di Mamuju, dan apa yang telah terjadi disana tidak akan terjadi di Kabupaten Pasangkayu ini.

“Mudah-mudahan kejadian yang diluar sana tidak terjadi di kota Kabupaten Pasangkayu yang kita cintai bersama. Mari kita sama-sama membangun daerah kita Pasangkayu,” papa Pujiono.

Menurutnya, apa yang telah terjadi di Mamuju akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan dikawal.

“Saya kira ini bisa di diskusikan bersama, langkah-langkah apa yang bisa dilakukan sehingga Pasangkayu tetap kondusif,” tutur Puji.

Lanjut Pujiono, yang terjadi di Mamuju itu mudah-mudahan di proses dan kita akan kawal.

“Lain kali sebelum kita melaksanakan kegiatan, mari kita diskusikan terlebih dahulu dan membicarakan hal yang akan kita bahas,” imbuhnya. (Ndi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya