Ini Arahan Dandim 142 Pasangkayu Ke Personilnya

09 April 2021 15:13
Ini Arahan Dandim 142 Pasangkayu Ke Personilnya
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Dandim 1427 Pasangkayu Letkol Inf Novyaldi berikan arahan ke personilnya terkait ketentuan proses penghimpunan aset barang milik negara (BMN) TNI Angakatan Darat (AD) di aula Makodim Jalan Dewi Sartika Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (9/4/2021).

Dandim menyampaikan, salah satu ketentuan proses penghimpunan aset BMN TNI AD agar tidak melaksanakan pembongkaran dan merubah bentuk asli bangunan TNI AD sebelum peroses penghapusan selesai atau mendapat persetujuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Selain aset, saya harpakan agar melaksanakan pemetaan potensi kerawanan bencana dan pengkoordinasian ke satuan kerja atau stakholder terkait rencana pengamanan bencana apabila terjadi,” papar Novyaldi dalam keterangan tertulisnya.

Dirinya juga menyebutkan terkait program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) nantinya agar dikelolah dengan baik, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Nantinya pelaksanan program TMMD agar dimanajemeni dengan baik, cepat, tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga setiap program bermanfaat bagi rakyat,” sebut Novyaldi.

Di bidang komunikasi sosial (Komsos), kata Noviayaldi, jalin dan tingkatkan sinergitas dengan institusi lain sampai pada tatanan akar rumput.

“Dalam melaksanakan tugas dilapangan, Babinsa harus menggunakan cara dan mendekatkan dengan persuasif untuk bisa merebut simpati masyarakat serta menjunjung tinggi kearifan lokal. Babinsa harus turun ke desa, jangan sampai terjadi Babinsa tidak pernah muncul di desa,” pesan Dandim.

Ia menjelaskan untuk bidang Tahwil dan Wanwil, pantau bibit-bibit terorisme dan radikal yang mungkin saja muncul di wilayah seiring dengan perkembangan dan kondisi faktual saat ini

“Selain itu, bidang Puangter agar memelihara dan tingkatkan 5 kemampuan teritorial dihadapkan pada tuntutan tugas dan tantangan Satkowil yang semakin kompleks dan dinamis,” jelas Novyaldi.

Selain itu, kata Dandim, di Bidang Rengar dengan memunculkan inovasi serta improvisasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan progja, sehingga daya serap anggaran tercapai dengan optimal

“Laksanakan pengelolaan dan pelaporan keuangan dengan baik, transparan serta akuntabel, sehingga opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang telah diperoleh dapat di pertahankan. Dan rencana kebutuah satuan, baik kebutuhan belanja modal dan barang termasuk kebutuhan anggaran latihan,” katanya.

Lanjut Dandim, di Bidang Pengawasan, pejabat perencanaan dan keuangan di tingkat Satker dalam penyusunan progja agar berpedoman pada peraturan kode lerohram dan angaran di lingkungan TNI AD, sehingga ketidaksesuaian antara akun dengan kegiatan tidak terjadi.

“Para Kasatker agar menindaklanjuti pelaksanaan pengimpunan data progja dan anggaran Satker/Sub Satker kedalam aplikasi E-Audit Itjenad,” imbuhnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya