Tangki Penyimpanan BBM Pertamina di Indramayu Terbakar, Warga Lima Desa Terdampak Mengungsi

30 March 2021 02:47
Tangki Penyimpanan BBM Pertamina di Indramayu Terbakar, Warga Lima Desa Terdampak Mengungsi
Kebakaran hebat yang terjadi di kilang minyak Balongan Refinery Unit VI milik PT Pertamina (Persero) membuat 912 orang di lima desa sekitar kilang harus mengungsi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (Dani Setiawan/Trans89.com)
.

INDRAMAYU, TRANSN89.COM – Kebakaran hebat yang terjadi di kilang minyak Balongan Refinery Unit VI milik PT Pertamina (Persero) membuat 912 orang di lima desa sekitar kilang harus mengungsi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar), Senin (29/3/2021).

Sekuriti Pertamina Balongan Marwan dan warga Desa Balongan Ucok mengatakan, kami warga disini sekitar pukul 23.45 WIB, khususnya blok Kosambi telah mencium bau yang menyengat seperti bau LPG 3 kilogram (Kg).

“Pukul 12.05 WIB, beberapa warga desa Balongan Blok Kosambi mendatangi kantor Humas Pertamina RU VI Balongan yang lokasinya tidak jauh dengan pemukiman warga,” kata Ucok dan Marwan.

Menurut dia, mereka warga bertujuan untuk menanyakan dengan adanya bau yang menyengat seperti bau LPG 3 kg, dan penanganan bau kebocoran gas yang menimbulkan bau menyengat. Dan setelah dijelaskan oleh petugas yang sedang melaksanakan piket kemudian masyarakat kembali kerumah dan berkerumun di blok Kosambi trsebut.

“Pukul 01.05 WIB, terjadi ledakan sebanyak 2 kali yang diduga bersumber dari pipa gas dan membakar tangki penampung BBM,” tutur Ucok.

Dari informasi dilapangan, warga alami luka ringan sebanyak 14 orang, yakni Noaf Firmansyah (21) kini dalam penanganan RS Pertamina, Muhammad Sidiq Maulana (13) dalam penanganan RS Pertamina, Guntur Mauluna (13) penanganan RS Pertamina, Suteni (53) penanganan RS Pertamina, Yanti (40) sudah pulang ke rumah, Tasmin (80) pulang ke rumah), Mulyana (82) pulang ke rumah, Dawin (80) penanganan RS Pertamina, Romlah (55) penanganan RS Pertamina, Sanusi (90) pulang ke rumah, Warti (80) pulang ke rumah, Rokamah (80) penanganan RS Pertamina, Tiah (100) penanganan RS Pertamina, dan Ŕaminah (60) penanganan RS Pertamina.

Warga alami luka berat6 orang, yaitu Kosim Bin Durakman (18) penanganan RSUD Indramayu, Abdul alias Adil (18) dirujuk RSUD Indramayu, Ibnu Ajis (18) dirujuk RSUD Indramayu, Ahmad Asrori (18) penanganan RSUD Indramayu) Khoirul Ikhwan (16), sementara 3 orang belum ditemukan.

Nampak warga di sekitar lokasi kilang RU VI Balongan yang lokasinya dekat dengan sumber kebakaran, khususnya wanita dan anak-anak dilakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang aman kebeberapa rumah saudara dan kerabatnya.

Warga masyarakat Blok Kosambi Desa Balongan diungsikan dan disiapkan di kantor Desa Balongan, sedangkan untuk masyarakat Desa Majakerta sementara masih mengamankan diri di sanak saudaranya dan tetangga desa khususnya wanita dan anak-anak.

Sementara Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyampaikan rincian pengungsi tersebut meliputi 220 jiwa di GOR Kompleks Perum Pertamina Bumi Patra, 300 jiwa di Pendopo Kantor Bupati Indramayu dan 392 jiwa di Gedung Islamic Center Indramayu.

“Data korban jiwa yang berhasil dihimpun hingga pukul 08.00 WIB adalah 5 orang luka berat, 15 orang luka ringan dan 3 orang masih dalam pencarian,” kata Raditya dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, peristiwa terbakarnya tiga unit tank product premium 42 T 301 A/B/C itu berdampak pada lima desa meliputi Desa Balongan, Desa Sukareja, Desa Rawadalem, Desa Sukaurip dan Desa Tegalurung.

“Selain membantu warga mengungsi ke tempat lebih aman, BPBD Kabupaten Indramayu juga telah mendirikan tenda Satgas Penanganan Kebakaran dan memberikan bantuan logistik,” jelas Raditya.

Raditya menyatakan, dalam rangka percepatan penanganan kebakaran tersebut, BPBD Kabupaten Indramayu juga berkoordinasi dengan TNI/Polri dan Basarnas setempat guna melakukan evakuasi warga setempat serta para pekerja.

“Hingga saat ini, TRC BPBD Kabupaten Indramayu masih melakukan pendataan di lokasi terbakarnya kilang minyak tersebut. Adapun kondisi mutakhir yang dilaporkan hingga saat ini api masih dalam proses pemadaman dan warga diharapkan agar tidak panik serta selalu mengikuti arahan pihak berwajib untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya