Kunci Suksesnya Program Dengan SDM Handal, Musrah Harapkan Adanya Bantuan Ke SKB Mamasa

28 March 2021 02:06
Kunci Suksesnya Program Dengan SDM Handal, Musrah Harapkan Adanya Bantuan Ke SKB Mamasa
Kepala Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Mamasa, Musrah Mula (Pakai Jilbab). (Andi Waris Tala/Trans89.com)
.

MAMASA, TRANS89.COM – “Sumber daya manusia (SDM) handal merupakan salah satu kunci suksesnya sebuah program, namun ketika sebuah program yang sedang berjalan tidak dikelolah oleh orang yang tidak tepat dengan SDM yang tidak cukup, maka program tersebut hasilnya tidak maksimal,” kata Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mamasa, Musrah Mula di ruang kerjanya di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (26/3/2021).

Ia menjelaskan, program yang kita rancang mustahil dapat terlaksana dengan baik tanpa dukungan SDM yang handal.

“Adanya SDM handal, maka diyakini program yang direncanakan baik program fisik naupun non fisik dapat terwujud dan terlaksana dengan baik,” jelas Musrah dengan nada optimis.

Dirinya mencontohkan, seperti di lingkup SKB Mamasa sekarang ini ada beberapa program yang sedang berjalan, yakni kursus menjahit, tata boga, brosting kopi, barista, dan kecantikan.

“Dari sekian program pelatihan yang dilaksanakan SKB Mamasa tidak mungkin dapat terlaksana dengan baik sesuai target tanpa dukungan SDM,” urai Musrah.

Olehnya itu, kata Musrah, tekat kami untuk memajukan serta mewujud nyatakan program dilingkup SKB Mamasa terlebih dahulu dan mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya peserta kursus untuk serius menerima bimbingan dari tim pembimbing yang ada.

“Untuk mewujudkan SDM yang handal, SKB menyisir seluruh kecamatan di Kabupaten Mamasa untuk memberi bimbingan belajar (bimbel) bagi masyarakat Kabupaten Mamasa yang putus sekolah dan buta aksara,” katanya.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang putus sekolah, SKB Mamasa membuka ruang magi warga untuk mengikuti program yakni paket A,B dan C, dimana program ijazah paket A, B, dan C dapat diikuti oleh siapapun.

“Bagi masyarakat buta aksara (baca/tulis) SKB membangun kerjasama dengan beberapa kelompok belajar yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa. Namun, lagi-lagi suksesnya program paket A, B dan C ini tak terlepas dari kemauan dan kemampuan SDM masyarakat itu sendiri,” jelas Musrah.

Menurut dia, guna mewujudkan program SKB Mamasa, kami telah membangun kerjasama dengan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) di enam kecamatan, yakni Kecamatan Nosu, Aralle, Bambang, Messawa, Mamasa, dan Sesena Padang dalam Satuan Kelompok Belajar Kesetaraan (SKBK).

“Untuk kecamatan lainnya seperti Kecamatan Sumarorong, Balla, Tandukkalua’, Tawalian, Tabang, Pana’, Nosu, SKB Mamasa membangun Kerjasama dengan kelompok-kelompok belajar di kecamatan tersebut,” tutur Musrah.

Disinggung soal fasilitas yang dimiliki SKB Mamasa, dirinya menyatakan, fasilitas dimiliki SKB Mamasa berupa gedung terdiri dari beberapa Ruang Kelompok Belajar (RKB) serta peralatan kursus, seperti mesin jahit dan lainnya.

“Hanya saja, kami masih sangat membutuhkan peralatan khususnya mesin jahit. Pasalnya, mesin jahit yang dimiliki SKB Mamasa masih sangat terbatas, sementara peserta kursus yang rersebar di kecamatan jumlahnya tidak sepadan dengan jumlah peralatan yang tersedia,” ujar Musrah.

Musrah mengungkapkan, mesin jahit yang ada di gedung ini kadang kami bawa ke kecamatan-kecamatan jika sangat dibutuhkan.

“Untuk itu, kami berharap kedepan semoga ada bantuan pengadaan peralatan kursus dari pemerintah, sehingga proses belajar mengajar dilingkup SKB Mamasa semakin lancar,” ungkapnya.

Lanjut Musrah, untuk lebih maju dan terwujudnya program-program SKB Mamasa, sangat diharapkan peran serta pemerintah kecamatan maupun desa dalam bentuk kemitraan.

“Apa yang menjadi cita-cita kita bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud, sehingga lahirlah SDM yang handal, produktif dan siap pakai,” demikian Musrah. (AWT/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya