HMP KPI Gelar Silaturahmi Komunikasi di Aceh Besar, Aduen Berikan Enam Trik Go Public No Gugup

21 March 2021 15:38
HMP KPI Gelar Silaturahmi Komunikasi di Aceh Besar, Aduen Berikan Enam Trik Go Public No Gugup
Himpunan Mahasiswa Prodi Komunikasi Penyiaran Islam gelar acara Silaturrahmi Aneuk Komunikasi 2021 di Babah Kuala, Leupung, Kabupaten Aceh Besar. (Aljawahir/Trans89.com)
.

ACEH BESAR, TRANS89.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (HMP-KPI) gelar acara Silaturrahmi Aneuk Komunikasi 2021 (SAKSI I) di Babah Kuala, Leupung, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam laporan ketua panitia, Raziq Aulia mengatakan, acara ini di ikuti 60-an peserta yang merupakan mahasiswa angkatan 2020 dan 30-an panitia yang tergabung dalam HMP KPI periode 2020-2021.

Ketua HMP KPI, Aufar Farizi menyebutkan, acara ini adalah satu gerakan yang sudah menjadi agenda wajib setiap tahunnya.

“Hal ini guna terjalinnya silaturahmi antar anak KPI dan antar angkatan di himpunan,” sebut Aufar.

Ia berharap, dengan adanya agenda ini bisa menjadi patron untuk melangkah kedepannya.

“Mungkin karir saya sampai di ketua himpunan saja, tapi kalian sebagai generasi penerus HMP KPI harus mampu menandingi bahkan kalau bisa sampai ke kancah internasional sekalipun,” harap Aufar.

Acara SAKSI juga ada sesi materi yang di isi oleh Aljawahir merupakan alumni KPI yang selama ini giat dalam membina kaderisasi serta konsentrasi di bidang literasi Islam. Aljawahir memaparkan materi tentang enam cara tampil go public no gugup.

“Saya memilih judul ini karena sesuai dengan tema yang di usung HMP KPI yaitu menjalin dengan aksi, menyatukan dengan hati,” kata Aljawahir.

Dirinya menyatukan konsep itu agar semua mahasiswa baru (Maba) 2020 ini tidak ragu dan tidak setengah hati menggeluti ilmu di Prodi KPI Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh.

“Buktinya semua lini saat ini butuh anak komunikasi yang aktif dan peluang besar era 4.0 ini ada di jurusan KPI,” urai Aljawahir.

Alja mengajak semua kader Maba yang hadir agar mencoba menggunakan enam cara tampil yang baik dan tidak gugup.

“Harus memiliki mental baja, menguasai materi, bicara perlahan-lahan, tatap mata audiensi dengan baik dan benar, ajak audiensi bicara, dan minta doa orang tua sebelum kalian memulai sesuatu,” terang Alja.

Ke-enam hal ini, kata Alja, bisa kita lakukan dimana saja, yang penting ingat sebagai anak KIP kita harus punya adab (akhlak) dalam berbicara dan saat berhadapan dengan siapapun.

“Banyak orang paham akan komunikasi tapi mereka lupa ada dibelakangnya ada kata penyiaran dan Islam,” katanya.

Maka dari hal tersebut, Alja mengajak untuk belajar bersama-sama dan memahami akan ilmu sebelum kita sampaikan ke orang banyak.

“Menuntutlah ilmu tanpa meninggalkan ibadah. Beribadahlah tanpa mengabaikan ilmu,” tegas Aduen Alja.

Acara SAKSI I sesi kedua tentang leadership kepempimpinan juga di isi oleh Riski Ramadhan yang juga merupakan mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan KIP. (Alja/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya