Sekda Lombok Timur Pimpin Hearing Dengan Forum Peduli Daerah NTB Terkait Relokasi Pedagang Pancor

18 March 2021 18:12
Sekda Lombok Timur Pimpin Hearing Dengan Forum Peduli Daerah NTB Terkait Relokasi Pedagang Pancor
Pemkab Lombok Timur gelar hearing dengan Forum Peduli Daerah NTB dterkait relokasi pedagang Pancor berlangsung aula kantor Badan Kesbangpoldagri, Kabupaten Lotim, Nusa Tenggara Barat. (Bayu A/Trans89.com)
.

LOMBOK TIMUR, TRANS89.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) gelar hearing dengan Forum Peduli Daerah NTB dipimpin M Tahir Royaldi terkait relokasi pedagang Pancor berlangsung aula kantor Badan Kesbangpoldagri, Kabupaten Lotim, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (18/3/2021).

Hearing dipimpin Sekda Kabupaten Lotim M Juaini Taofik dihadiri Kasat Intelkam Polres Lotim AKP Larep dan Kabag Ops Kompol Eko Mulyadi serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sambutan Kepala Badan Kesbangpoldagri Lotim, M Isa mengatakan, kami telah berjanji untuk menghadirkan semua OPD terkait.

“Dalam demokrasi harus saling menghargai dan meningkatkan wawasan, sehingga mendekati kesempurnaan,” kata Isa.

Menurut dia, segala bentuk hearing tidak lagi diarahkan ke OPD, tetapi terpusat dan berdialog di Badan Kesbangpoldagri untuk mencari solusi dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada, karena kita akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap pihak untuk menyelesaikan segala permasalahan yang muncul.

“Setiap permasalahan akan di fasilitasi oleh Badan Kesbangpoldagri dengan menghadirkan semua OPD terkait dan dilaksanakan secara terorganisir,” tutur Isa.

Ia menjelaskan, setiap permasalahan yang ada akan disikapi bersama oleh semua pihak dalam hearing, serta ditindaklanjuti dalam bentuk laporan, telaah staf atau nota dinas kepada Bupati dan Ketua DPRD Lotim.

“Harapannya dalam hearing ini ada masukan bagaimana kita rumuskan penyelesaian dan bersinergi dalam pelaksanaannya,” jelas Isa.

Dirinya menyebutkan, semua elemen yang hadir dapat memberikan imformasi dan masukan yang terarah.

“Media bisa manjadi pilar ketiga yang membantu kemajuan pembangunan bangsa dengan solusi dan masukannya. Ini cara dan metode untuk dapat memecahkan permasalahan di masa pandemi ini,” sebut Isa.

Sekda Kabupaten Lotim, M Juaini Taofik ucapkan terimakasih kepada semua hadirin yang hadir, dan setiap laporan dari Badan Kesbangpol kami tindak lanjuti.

“Hajatan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) supaya di Pancor terwujud kawasan ruang terbuka hijau (RTH), adem kondusif dengan tidak mematikan brand sebagai pusat petokoan dan perdaganagn di Pancor dengan harapan disekitar masjid dan kantor Bank NTB ada RTH,” ucap Juaini.

Sekda menyatakan, program kotaku memanfaatkan dana pusat untuk program pusat sebagai program kotaku, dengan harapan kita bagaimana penataan itu setelah hari lebaran saja dan itu telah di bicarakan oleh bupati dan wakil gubernur agar secepatnya dikoordinasikan dengan warga untuk dilaksankan relokasi.

“rencana relokasi pedagang setelah lebaran, walaupun maksudnya baik, tetapi pemerintah itu sangat kompleks. Kita serahkan waktunya kepada masyarakat agar tercapai kesepahaman pemerintah dengan warga Pancor,” ujar Juaini.

Ketua Froum Peduli Daerah NTB, M Tahir Royaldi, mengatakan tujuan pemerintah adalam membangun masyarakatnya yang adil dan merata, tetapi bila salah langkah akan merugikan rakyat.

“Tender anggaran Rp18 miliar sudah dimenangkan oleh salah satu perusahaan di Sulawesi Selatan sejak tahun 2020, tapi tidak ada sosialisasi. Kata Undang-undang (UU) dapat di batalkan jika tidak ada sosialisasi,” kata Tahir.

Ia meminta tolong agar ada sopan santun dalam sosialisasi dengan bijaksana, dan kami dari Forum Peduli Daerah 100% mendukung program ini tidak ada hambatan.

“Kami meminta agar diberikan berdagang sampai selesai bulan puasa. Jangan arogansi dalam pemerintahan, tolong dengan bijaksana untuk mengabulkan permintaan pedagang Pancor. Kita harus buat MoU untuk kesepakatan ini dengan pemerintah dan pedagang,” pinta Tahir.

Sementara Supriadi menyatakan, kita harus menemukan sebuah kesepakatan pada hari ini, dipertegas disini, semua pedagang mendukung 100% dengan catatan meminta setelah lebaran Idul Fitri.

“Tidak boleh ada diskriminasi dengan pedagang, karena ada dua toko yang izinnya 2023, jangan karena dua toko tersebut menjadi masalah. Ketika nanti program yang sama-sama diinginkan masyarakat bahwa mereka ada dalam proses dalam perencanaan itu terutama lapak, dan libatkan masyarakat lokal Pancor dalam pembangunan itu,” ujar Supriadi.

Ketua Pemuda Pancor Bersatu, Guru Syarif menjelaskan, cukup lama menjadi proses menyiapkan destinasi religi, sehingga tahapan ini harus diluruskan sebagai proses pembelajaran kita sebagai warganegara yang baik.

“Sejarah kampung Pancor sering terjadi perang kampung, sehingga kami membangun pemuda bersatu dan wajib kami kawal destinasi religi wisata, sehingga semua pemuda Pancor akan mendukung pembangunan ini. Mou itu sebuah kesepakatan, jika ada warga pedagang yang tidak taat, kami pemuda Pancor yang akan gusur mereka,” jelas Syarif.

Tanggapan Sekda Lotim, Juaini ucapkan Insya Allah ini hearing terideal yang memanjakan masyarakat terhadap masalah ini, dimana lokasi pertokoan ini aset pemda dan direncanakan secara bertahap.

“Seiring kemajuan jaman dan merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sehingga Pancor akan dijadikan destinasi religi dan RTH,” ucap Juaini.

Dirinya juga setuju terhadap pembangunan destinasi religi dengan adanya Motor GP Mandailing, ini multiplayer efek dari semua pembangunan.

“Mengapa terminal tipe B tidakdi bangun di Gelang, karena akan dijadikan pusat perdagangan kita, pak bupati juga sepakat akan hal itu,” urai Juaini.

Juaini mengungkapkan, kami berpikir positif tidak ada masalah program ini jika setelah Idul Fitri, pemerintah akan membangun dan menggeser ke eks Pancor di sekitar pembangunan destnasi religi dan akan kami koordinasikan bersama pimpinan dan pihak terkait.

“Bappeda menghubungi Balai Pemukiman NTB karena pendanaan dari sana, karena jalur dua juga akan dimulai dari Jalan Pejanggik dari perempatan yang dananya cukup besar, kemungkinan sampai diperempatan saja, akan dilajutkan jika sudah ada dana sampai perempatan Sekarteja untuk mendukung taman religi,” ungkapnya. (Bayu/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya