Mahasiswa Hukum Unsulbar Desak Pembentukan Fakultas Hukum

16 March 2021 22:56
Mahasiswa Hukum Unsulbar Desak Pembentukan Fakultas Hukum
Aliansi Mahasiswa Hukum Unsulbar unjuk rasa menuntut Rektor segera membentuk Fakultas Hukum, berlangsung di Kampus Unsulbar di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Sejumlah mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Hukum Unsulbar unjuk rasa menuntut Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) segera membentuk Fakultas Hukum.

Aksi dipimpin Ma’ruf berlangsung di Rektorat Unsulbar di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulbar, Senin (15/3/2021).

Sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Hukum Unsulbar telah memasang pamflet dan baliho di halaman Rektorat Unsulbar pada hari Jumat 12 Maret 2021 lalu, namun karena tidak adanya respon dari Rektor Unsulbar, maka Aliansi Mahasiswa Unsulbar laksanakan aksi.

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, Aliansi Mahasiswa Hukum, bentuk Fakulta Hukum kami, #fakultashukum #hargamati.

Sementara pamflet bertuliskan, Fakultas Hukum harga mati, kami bukan sinetron yang betah di anak tirikan, kampus untuk pendidikan bukan investasi, kami butuh kepastian bukan harapan, tidak butuh janjita pak Rektor, jangan membuat kami menumpang terlalu lama kami juga tau diri, gedung disegel.

Adapun tuntutan di baliho tersebut bertuliskan, surat keputusan bersama, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara hukum seperti tertulis tegas di dalam Pasal 1 ayat (3) pembukaan Undang-Undang (UUD) 1945.

Segala aspek kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara semuanya diselimuti dan diikat secara bersama oleh aturan-aturan yang telah disepakati.

Diperguruan tinggi negeri maupun Swasta, ilmu hukum menjadi salah satu jurusan yang paling favorit. Menjadi seorang mahasiswa Fakultas Hukum selalu menjadi cita-cita dan kebanggaan tersendiri sebagian besar siswa lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Setelah tujuh tahun lebih Unsulbar berdiri, minat lulusan SMA untuk menjadi mahasiswa hukum Unsulbar, semakin tahun semakin naik. Dan untuk tahun 2020 jurusan hukum menempati urutan ke 5 dalam pemilihan terpopuler untuk jurusan dari semua jalur masuk Perguruan Tinggi (PT) Negeri.

Namun seiring berjalan semester berjalan, kami yang telah bangga membawa nama besar mahasiswa hukum selalu bertanya-tanya, mengapa kami bergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), padahal sejauh yang kami ketahui jurusan hukum itu seharusnya berdiri sendiri atas nama Fakultas Hukum.

Tapi yang kami dapat di Unsulbar, ternyata diluar ekspektasi kami. Dan begitupun yang kami alami ketika membawakan nama Unsulbar dalam berbagai lomba di kanca daerah maupun kanca nasional.

Kami selalu dilemparkan pertanyaan yang sama. Seperti kenapa jurusan hukum di kampusmu bergabung dengan Fisipol, padahal persoalan prestasi kami dari mahasiswa hukum selalu sampai ke kanca nasional dan mengharumkan nama besar kampus merah maron Unsulbar.

Olehnya itu, kami dari Aliansi Mahasiswa Hukum Unsulbar menyampaikan tuntutan kami kepada bapak Rektor Unsulbar untuk memprioritaskan. Pendirian/pembentukan Fakultas Hukum di Unsulbar.

Pantau dilapangan, massa aksi menyegel Rektorat Unsulbar hingga mereka ditemu sampai Rektor Unsulbar untuk dilakukan udiensi terkait tuntutannya.

Dosen Hukum Unsulbar, Sulaiman menemui massa aksi dan melakukan komunikasi agar gedung Rektorat Unsulbar yang saat ini disegel oleh massa aksi dibuka demi kelancaran jalannya pelayanan di Rektorat.

Namun massa aksi tetap menolak dan menginginkan agar Rektor Unsulbar yang menemui langsung dan melakukan dialog dengan massa aksi.

Tak lama kemudian Rektor Unsulbar Akhsan Djalaluddin lakukan audiensi dengan massa aksi.

Dari hasil audiensi tersebut, Rektor Unsulbar dengan massa aksi, Rektorat Unsulbar akan membentuk Tim Pembentukan Fakultas Hukum di Unsulbar dalam 1 minggu ke depan. Kemudian sebelum 2 bulan akan ada surat pengusulan pembentukan Fakultas Hukum. (Sarwo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya