Polres Pandeglang Amankan Belasan Orang Dugaan Penganut Aliran Sesat Diadopsi Dari Hakekok

15 March 2021 02:43
Polres Pandeglang Amankan Belasan Orang Dugaan Penganut Aliran Sesat Diadopsi Dari Hakekok
Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi. (Humas Polda Banten)
.

SERANG, TRANS89.COM – Petugas Intelkam Polres Pandeglang bersama Polsek Cigeulis berhasil mengamankan sekitar 16 orang diduga penganut aliran sesat mengadopsi dari aliran hakekok pada Kamis 11 Maret 2021.

Kelompok aliran sesat tersebut diamankan petugas saat sedang ritual di wilayah Perkebunan Sawit PT Globalindo Agro Lestari (GAL) di Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Seorang pemimpin aliran kepercayaan yang diduga sesat atas nama Arya (52) warga Kampung Polos Desa Waringin Kurung, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang turut diamankan petugas.

Menurut informasi dari Kasat Intelkam Polres Pandeglang, AKP Sely Eldiansyah yang memimpin langsung aksi pengamanan terhadap kelompok aliran sesat, mengatakan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas membawa kelompok aliran sesat ke Polsek Cigeulis dan kemudian dibawa ke Polres Pandeglang.

“Dari hasil interogasi sementara, diduga pimpinan aliran sesat tersebut telah mengajak jemaahnya untuk mandi secara bersama-sama tanpa mengenakan busana,” kata Sely.

Menurut dia, ritual mandi bersama tanpa busana tersebut diikuti sebanyak 16 orang.

“Mereka terdiri dari 5 orang anggota perempuan, 8 orang anggota laki-laki, dan 3 orang anak-anak,” tutur Sely.

Sementara Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi membenarkan anggotanya telah mengamankan kelompok aliran yang diduga sesat.

“Hingga sore ini, sejumlah anggota aliran sesat diamankan di Mapolres Pandeglang,” ujar Hamam.

Ia menjelaskan, belasan orang tersebut diamankan karena diduga menganut aliran sesat.

“Betul saat ini sudah kami amankan, dan mereka sedang menjalani pemeriksaan di Polres,” jelas Hamam.

Kapolres menyebutkan, aliran tersebut diadopsi dari ajaran Hakekok yang di bawa oleh Abah Edi (almarhum).

“Aliran itu kemudian diteruskan oleh Arya dengan ajaran Balaka Suta Pimpinan Abah Surya,” sebut Hamam.

Terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi juga membenarkan terkait penangkapan tersebut.

“Benar Polres Pandeglang telah bergerak cepat mengamankan 16 orang yang melakukan ritual yang tidak lazim di lakukan oleh masyarakat, yaitu mandi bersama tanpa kenakan busana. Dari hasil pendalaman sementara saat ini, dugaan masih kepada aliran kepercayaan,” ujar Edy di Mapolda Banten Jalan Syeh Nawawi Al Bantani, Kota Serang.

Dirinya menjelaskan, Polres Pandeglang juga sudah berkoordinasi dengan Bakorpakem yaitu Kejari untuk bersama-sama mengambil langkah antisipasi.

“Kami juga menghimbau kepada para tokoh agama untuk bersama-sama dengan polri dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat,” jelas Edy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/3/2021) .

Lajut Edy mengajak kepada para tokoh agama dan ulama yang berada di Provinsi Banten untuk bersama-sama dengan kepolisian, khususnya Polda Banten untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak terhasut akan informasi seperti ini.

“Berikan kepercayaan kepada polri untuk melakukan penyelidikan,” imbuhnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya