Kapolda Nusa Tenggara Timur Panen dan Menabur Benih Ikan Tawar di Kampung Tangguh Sumba Barat

13 March 2021 20:26
Kapolda Nusa Tenggara Timur Panen dan Menabur Benih Ikan Tawar di Kampung Tangguh Sumba Barat
Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Lotharia Latif kunjungan dalam rangka panen dan menabur benih ikan air tawar di Kampung Tanggunh Nusantara di Wee Oraka, Desa Tema Tana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, NTT. (A Wisesa/Trans89.com)
.

SUMBA BARAT, TRANS89.COM – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Lotharia Latif kunjungan di Kabupaten Sumba Barat dalam rangka panen dan menabur benih ikan air tawar di Kampung Tanggunh Nusantara di Wee Oraka, Desa Tema Tana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, NTT, Jumat (12/3/2021).

Hadir menyambut Kapolda NTT, Pelaksanaharian (Plh) Bupati Sumba Barat Daniel Baiya Pabala, Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto serta tamu undangan lainnya.

Di lahan seluas 2 hektar (ha) Kampung Tangguh Nusantara Wee Oraka Indah terdapat 23 kolam budidaya ikan tawar dalam rangka memenuhi kebutuhan ketahanan pangan dan gizi warga di tengah pandemi Covid-19.

Selain memanen ikan, Kapolda NTT juga berkesempatan melepaskan bibit ikan air tawar jenis ikan karper dan nila sebanyak 165.000 ekor di kolam kelompok tani ikan air tawar warga Wee Oraka Indah.

Kampung Tangguh Nusantara Wee Oraka Indah, Desa Tema Tana, Kecamatan Loli ini digagas Kapolsek Loli, Bertolomeus Tia bersama Kepala Desa (Kades) Tema Tana, Isak Suru Bani dan masyarakat setempat.

Plh Bupati Daniel Baiya Pabala ucapkan terima kasih kepada Kapolda NNTT, sebuah penghargaan terbesar bagi kami Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat, terlebih khusus di Desa Tema Tana dan terlebih khususnya lagi di Kampung Tangguh Nusantara Wee Oraka.

“Bapak Kapolda bersama rombongan hadir di tengah-tengah kita tentu memiliki spirit tersendiri, dimana masyarakat Kampung Tangguh Nusantara Wee Oraka telah budidayakan ikan air tawar,” ucap Daniel yang juga Pelaksanatugas (plt) Sekda Sumba Barat ini.

Menurut dia, hari ini kapolda juga telah menaburkan benih ikan ke dalam kolam, ini adalah sebuah spirit buat warga masyarakat Tema Tana dan lebih khusus Kampung Tangguh Nusantara Wee Oraka.

“Apa yang telah ditabur oleh Kapolda NTT dapat berkembang biak untuk pertahanan pertumbuhan ekonomi keluarga di masa pandemi Covid-19,” tutur Daniel.

Sementara Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif ucapkan rasa syukurnya atas situasi masyarakat yang sehat dan antusias mengikuti kegiatan ini.

“Pagi ini saya bersyukur bisa hadir di tempat yang sangat indah ini bersama masyarakat di tempat ini dalam keadaan sehat semua,” ucap Lotharia.

Ia berharap agar kesehatan masyarakat tetap dijaga di masa pandemi Covid-19 dengan tetap mentaati protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 3M.

“Apabila ada yang merasa ada tanda-tanda, segera melaporkan ke Satgas Covid-19, karena saat ini pemerintah sudah mengaktifkan rapid test dan juga sudah ada vaksin,” harap Kapolda.

Dirinya mengapresiasi pemerintah daerah (Pemda) dan Polres Sumba Barat dalam membina masyarakat di wilayah hukum Polres Sumba Barat.

“Pertama-tama saya apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemda dan Kapolres Sumba Barat dalam membina masyarakat, khususnya hari ini saya melihat langsung kampung Tangguh Nusantara yang memang ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menghadapai pandemi Covid-19,” ujar Lotharia.

Menurut dia, pandemi Covid-19 ini membawa dua hal, petama masalah kesehatan dan kedua masalah ekonomi, dimana Desa Tema Tana cukup bagus dan indah, masyarakatnya juga sangat ramah.

“Mudah-mudahan dengan nanti ditabur ikan, banyak anak-anak yang makan ikan dan semua sehat, agar anak-anak dari Desa Tema Tana banyak yang jadi anggota TNI/Polri,” tutur Kapolda.

Kapolda menyampaikan, saat ini polri membuka ruang untuk memberikan kesempatan lebih kepada putra-putri daerah.

“Tahun ini jumlah penerimaan anggota polri di wilayah hukum Polda NTT memang masih terbatas sebanyak 250-an. Semoga mempersiapkan putra-putrinya terbaik untuk menjadi anggota Polri,” paparnya.

Litahria menitipkan pesan ke Plh Bupati Sumba Barat agar pendidikan lebih ditingkatkan, sehingga anak-anak dari Sumba Barat bisa ikut seleksi untuk menjadi anggota TNI/Polri yang bisa berbakti bagi masyarakat di daerah ini.

“Hari ini kita telah menebar ikan, tetapi sebenarnya inti bukan hanya acara senimonial atau formalitas, tetapi yang paling utama adalah bagaimana ketahanan pangan, ketahanan ekonomi bagi masyarakat di Desa Tema Tana ini,” pesannya.

Kata Kapolda, mengelola yang ada kemudian bisa mensejahterakan masyarakat, itu yang paling penting, dan ini semua bentuk dari wujud kehadiran negara di tengah masyarakat khusus dalam mengatasi pandemi Covid-19.

“Ini tentu tidak akan berhasil dengan baik, tanpa kerjasama dari masyarakat Tema Tana,” katanya.

Lanjut Lotharia, dengan sumber daya yang ada dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bersama dengan pemda.

“Jikalau rakyatnya sejahtera, masyarakatnya aman, maka tidak ada kejadian-kejadian, apalagi yang menyangkut pelanggaran atau kejahatan,” imbuhnya. (Wisesa/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya