Alasan Terlambat Absen, Pria Pengendara Motor Terobos Rombongan Presiden Saat Kunker di Semarang

11 March 2021 08:21
Alasan Terlambat Absen, Pria Pengendara Motor Terobos Rombongan Presiden Saat Kunker di Semarang
Iwan Maulana (sweater putih) saat diamankan di Polsek Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah. (Muhammad Husni Thamrin/Trans89.com)
.

SEMARANG, TRANS89.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kunjungan kerja (kunker) ke Jawa Tengah dengan beberapa agenda, termasuk memantau vaksinasi bagi para tokoh agama dan santri di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Saat rombongan RI 1 atau Presiden Jokowi melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Semarang, seorang pria pengendara motor Yamaha Vixion warna putih dengan nomor polisi (nopol) AD 2426 ACC menerobos atau memasuki rangkaian kendaraan rombongan Presiden Jokowi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Semarang, Rabu (10/3/2021).

Identitas pengendara, Iwan Maulana (28) pekerjaan karyawan PT Marimas di Kawasan Industri Candi Semarang, beralamatkan Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jateng. Sementara tinggal kost di gang (Gg) Pandansari RT 07/RW 02 Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

Pantauan dilapangan, saat rombongan Presiden Jokowi berhenti membagikan sembako di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Pasar Karang Ayu, Iwan Maulana secara tiba-tiba menerobos ditengah rangkaian rombongan belakang RI 1 yang kemudian di halau untuk menepi oleh petugas pengawalan (patwal).

Iwan Maulana selanjutnya diamankan untuk dilakukan pemeriksaan di Polsek Semarang Barat.

Dari hasil interogasi sementara Polsek Semarang Barat, yang bersangkutan (Iwan Maulana) beralasan menerobos rangkaian tersebut dikarenakan sudah terlambat absen, sehingga tergesa-gesa ingin segera sampai di tempat kerja untuk absen masuk kerja di PT Marimas di Kawasan Industri Candi Semarang.

Iwan Maulana tidak mengetahui bahwa rombongan tersebut (Presiden) merupakan rangkaian dari rombongan RI 1.

Iwan Maulan yang tinggalnya di daerah Sawah Besar dimana sebelum ketempat kerja masuk kuliah di Universitas Semarang (USM).

Dari pemeriksaan tas dan kendaraan Iwan Maulana, tidak diketemukan benda yang mencurigakan atau berbahaya.

Atas kejadian tersebut, Iwan Maulana mengaku bersalah dan meminta maaf kepada para petugas aparat keamanan yang sedang bertugas. (Husni/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya