Kekurangan Personil, Polsek Tabulahan di Mamasa Tetap Kompak Edukasi Warga Terkait Covid-19

09 March 2021 04:00
Kekurangan Personil, Polsek Tabulahan di Mamasa Tetap Kompak Edukasi Warga Terkait Covid-19
Kapolsek Tabulahan, Ipda Muh Ilyas kompak dan solid dalam menjalankan tugas selaku abdi negara, dimana Polsek Tabulahan di gerbang batas kabupaten Mamasa dengan Kabupaten Mamuju, Sulbar. (Andi Waris Tala/Trans89.com)
.

MAMASA, TRANS89.COM – Personil Polsek Tabulahan nampak terlihat kompak dan solid dalam menjalankan tugas selaku abdi negara, dimana Polsek Tabulahan di gerbang batas kabupaten dengan Kabupaten Mamuju.

Bertugas di wilayah perbatasan merupakan tantangan tersendiri bagi para personil Polsek Tabulahan, dimana Kecamatan Tabulahan merupakan akses jalan dengan jarak tempuh relatif dekat ke Kabupaten Mamuju sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) darpada menuju ibukota Kabupaten Mamasa, dimana dari kota Kabupaten Mamasa menuju ke Mamuju aksesnya dekat.

Kapolsek Tabulahan, Ipda Muh Ilyas mengatakan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tabulahan tetap dalam kondisi kondusif.

“Hal tersebut disebabkan karena setiap permasalahan yang timbul di masyarakat, sesegera mungkin kami tangani dengan cara pendetakan dari hati ke hati,” kata Ilyas di kantornya di Tabulahan, Senin (8/3/2021).

Selain melakukan pendekatan dari hati ke hati, kata Ilyas, karakter masyarakat Tabulahan juga merupakan karakter yang bisa diajak duduk bersama dalam mencari solusi dan penyelesaian setiap Permasalahan.

“Dengan karakter masyarakat Tabulahan seperti itu, maka kondisi keamanan di wilayah hukum Polsek Tabulahan tetap aman terkendali,” kata Ilyas.

Menurut dia, dibalik keamanan yang terbilang kondusif, kami bersama jajaran sesekali harus diperhadapkan dengan permasalahan yang timbul ditengah masyarakat seperti masalah perdata kasus sengketa lahan (tanah).

“Kendati kami sering diperhadapkan dengan kasus sengketa tanah, namun tetap mengapresiasi masyarakat Tabulahan, sebab beberapa kasus sengketa lahan yang dempat di tangani Polsek Tabulahan, dapat diselesaikan dengan cara pendekatan dan penyelesaian secara kekeluargaan,” tutur Ilyas.

Ia menyatakan, adapun kendala yang dihadapi Polsek Tabulahan sekaitan dengan status polsek perbatasan tadi, diman personil Polsek Tabulanan sangat terbatas.

“Saat ini personil Polsek Tabulahan hanya berjumlah 12 orang termasuk saya selaku Kapolsek. Untuk itu, kami berharap adanya penambahan personil, sebab untuk Polsek Tabulahan sendiri, jumlah personil yang dibutuhkan saat sekarang ini sekitar 20 personil,” ujar Ilyas.

Dirinya menyampaikan, kendati kami di Polsek Tabulahan kekurangan personil, kami tetap kompak dan solid dalam menjalankan tugas selaku abdi negara.

“Walau personil kami terbatas, yenga terpenting kami tetap kompak dalam mejalankan tugas,” papar Ilyas.

Disinggung peran serta Polsek Tabulahan dalam menghadapi pandemi Covid-19, Kapolsek mengatakan, pihaknya tetap eksis melakukan imbauan ke warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah.

“Kami imbau warga di rumah-rumah ibadah, pasar dan tempa-tempat yang kami anggap tepat dan memungkinkan untuk melakukan edukasi terkait Covid-19,” katanya.

Lanjut Kapolsek, dimasa kehidupan baru ini, kami aktif imbau masyarakat untuk ikut serta berperan aktif memutus mata rantai penyebaran corona.

“Imbuan kami ke warag di wilayah hukum Polsek Tabulahan agar tetap patuhi prokes Covid-19 dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas, jaga jarak dan mencuci tanggan dengan sabun di air yang mengalir setiap saat,” imbuhnya. (AWT/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya