Aliansi Bara Baraya Bersatu Kembali Aksi di Kantor Pengadilan Tinggi Makassar

06 March 2021 02:02
Aliansi Bara Baraya Bersatu Kembali Aksi di Kantor Pengadilan Tinggi Makassar
Aliansi Bara Baraya Bersatu unjuk rasa di kantor Pengadilan Tinggi Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Slamet Untung Imam Santoso/Trans89.com)
.

MAKASSAR, TRANS89.COM – Puluhan massa dari Aliansi Bara Baraya Bersatu unjuk rasa menolak penggusuran warga Bara Baraya dan memantau kasasi warga Barabaraya di Mahkamah Konstitusi (MK).

Aksi dipimpin Farhan Gozali merupakan aktivis pembebasan Kota Makassar dan tercatat mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UMI), aksi berlangsung di kantor Pengadilan Tinggi Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (4/3/2021).

Kasasi ini karena sengketa lahan warga Bara Baraya (tergugat) dengan Nurdin Dg Nombong dan Kodam XIV Hasanuddin (penggugat) yang mengklaim tanah warga sebagai tanah okupasi asrama TNI-AD telah bergulir sejak tahun 2016 lalu.

Pada tahun 2017, Nurdin Dg Nombong bersama Kodam mengajukan gugatan ke Pengadilan Negari (PN) Makassar, melalui Perkara Nomor nomor 255/Pdt.G/2017/PN MKS.

Perkara ini berhasil dimenangkan oleh warga, baik di tingkat PN Makasasar maupun Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan.

Pernyataan sikap Farhan Gozali, meminta kepada Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia (RI), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komisi Yudisial (KY) untuk dapat melakukan pemantauan dan pengawasan ketat atas perkara ini.

“Hal ini demi menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat serta perilaku Hakim dalam rangka terwujudnya sistem peradilan bersih dan agung. Memenuhi rasa keadilan masyarakat khususnya warga Kelurahan Bara-Baraya, Kota Makassar selaku korban dari upaya penggusuran,” pinta Farhan. (Santoso/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya