Aksi Kamisan Ciamis Soroti Penggunaan UU ITE

05 March 2021 17:30
Aksi Kamisan Ciamis Soroti Penggunaan UU ITE
Aksi Kamisan Ciamis berlangsung di alun-alun Kota Ciamis Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (Danis Setiawan/Trans89.com)
.

CIAMIS, TRANS89.COM – Puluhan massa yang tergabung dalam Aksi Kamisan Ciamis dipimpin Belu alias Rizki merupakan mahasiswa Unigal Ciamis dan Abdul Saep yang juga Ketua BEM Unigal Ciamis.

Aksi Kamisan Ciamis mengangkat tema, ‘jerat-jerat pasal karet, ITE dan ancaman kebebasan berpendapat, keadilan sosial dan penumpasan HAM berat’, berlangsung di alun-alun Kota Ciamis Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), Kamis (4/3/2021).

Massa aksi membentangkan spanduk bertuliskan, Aksi Kamisan Ciamis.

Orasi Belu alias Rizki menyampaikan, Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang sudah diberlakukan jelas-jelas ancaman kebebasan berpendapat bagi rakyat.

“Publik akan kehilangan nilai kritis terhadap setiap kebijakan pemerintah terlebih yang dinilai tidak pro rakyat,” papar Riski.

Menurut dia, UU ITE akan sangat mungkin dijadikan senjata bagi penguasa terhadap siapapun yang dianggap ancaman kelanggengan kekuasaannya.

“Penyelesaian kasus hak asasi manusia (HAM) berat di Indonesia semakin tidak jelas arahnya. Sudah berapa banyak kasus terkait HAM yang mangkrak begitu saja. Berapa banyak kasus kematian mahasiswa yang tidak pernah terungkap oleh aparat kemanan (apkam),” tutur Rizki.

Rizki mengungkapkan, hari ini kita melihat kehidupan sosial di masyarakat yang semakin timpang, yang kaya semakin kaya dan yang miskin terus bertambah jumlahnya.

“Kapitalisme dan liberalisme semakin menggurita dan mencengkram rakyat. Rakyat dibuat semakin susah dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang pro kapitalisme,” ungkapnya. (Dani/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya