Unit Laka Satlantas Polres Mamasa Berupaya Tekan Angka Lakalantas

04 March 2021 15:06
Unit Laka Satlantas Polres Mamasa Berupaya Tekan Angka Lakalantas
Kanit Laka Satlantas Polres Mamasa, Bripka David Sau saat mengecek kendaraan pelanggar lalu lintas yang diamankan di kantor Polres Mamasa. (Anggun M/Trans89.com)
.

MAMASA, TRANS89.COM – Unit Kecelakaa (Laka) Satuan Lalu Lintas Satlantas Polres Mamasa, tetap berupaya semaksimal mungkin untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Untuk menekan terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas, Unit Laka Satlantas Polres Mamasa tetap eksis melakukan edukasi kepada masyarakata pengguna jalan agar tetap mengindahkan rambu-rambu lalu lintas yang ada.

“Unit Laka Satlantas Polres Mamasa juga tetap aktif memberi pemahaman kepada pengguna jalan agar konsisten mengikuti aturan berkendara yang benar,” kata Kepala Unit (Kanit) Laka Satlantas Polres Mamasa, Bripka David Sau di Mamasa, Rabu (03/03/21).

Menurut dia, tahun 2021 ini terhitung Januari sampai Maret, Unit Laka Satlantas Polres Mamasa menangani dua kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di dua titik, yakni di Kecamatan Sumarorong dan Kecamatan Mamasa (Rantekatoan).

“Kedua kasus kecelakaan lalu lintas yang di tangani Unit Laka Satlantas Polres Mamasa, merupakan kecelakaan lalu lintas yang masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan, sebab kedua kasus itu hanya mengakibatkan luka ringan.,” tutur David.

Ia menjelaskan, kasus lakalantas di tahun 2021 ini kami anggap minim, disebabkan adanya kesadaran masyarakat Kabupaten Mamasa hari demi mari mulai memahami aturan berlalulintas yang benar.

“Hal tersebut nampak jelas dengan minimnya Lakalantas. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelas David.

Dirinya menyatakan, setelah masa pandemi Covid-19 dianggap sudah aman, kami akan menggelar pertemuan dengan dinas terkait, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mamasa.

“Pertemuan dengan dinas terkait nantinya akan membicarakan soal rambu-rambu jalan, serta upayah mengantisipasi terjadinya laka lantas dengan cara mengidentifikasi titik-titik rawan laka lantas disepanjang jalan penghubung provinsi, kabupaten, kecamatan, dan jalan penghubung lainnya yang dianggap rawan laka lantas,” ujar David.

David mengharapkan kesadaran dari seluruh pihak agar benar-benar disiplin berkendara, karena ketika kita semua benar-benar sadar dan disiplin berkendara, maka laka lantas tidak bakal terjadi.

“Dengan kondisi medan di Kabupaten Mamasa yang cukup ekstrim, diharapkan penggun jalan ekstra hati-hati jika melintas di jalan raya. Kondisi kendaraan yang stabil, kelengkapan surat pengendara (SIM/STNK), serta penguasaan medan juga tak kalah pentingnya harus di pahami masyarakat Kabupaten Mamasa,” harapnya.

Lanjut David, sampai hari ini, Satlantas Polres Mamasa tetap pada prinsif pembinaan kepada masyarakat, dimana kami belum menerapkan proses penindakan sesuai aturan, sebab langkah yang paling strategis adalah pembinaan.

“Ketika pembinan dalam bentuk teguran dan nasehat tidak diindahkan, maka mau tak mau, kami harus bertindak sesuai prosedur yang berlaku, imbuhnya. (Anggun/AWT)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya