Aksi FPRO di Ternate Tolak Tambang PT Amazing Tabara di Kepulauan Obi

04 March 2021 01:40
Aksi FPRO di Ternate Tolak Tambang PT Amazing Tabara di Kepulauan Obi
Front Perjuangan Rakyat Obi unjuk rasa tolak tambang PT Amazing Tabara di Kepulauan Obi Kabupaten Halmahera Selatan, berlangsung depan kantor RRI Ternate, depan kediaman Gubernur Maluku Utara, Kantor Walikota Ternate, dan Taman Nukila, Kota Ternate, Maluku Utara. (Arthur Gj/Trans89.com)
.

TERNATE, TRANS89.COM – Puluhan massa mengatasnamakan dirinya Front Perjuangan Rakyat Obi (FPRO) unjuk rasa dengan isu kampanye penolakan terhadap tambang PT Amazing Tabara di Kepulauan Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan ancaman pembuangan limbah operasional pertambangan atau tailin.

Aksi dipimpin Junayu Aliman untuk menyampaikan tuntutan yang sama depan kantor RRI Ternate, depan kediaman Gubernur Maluku Utara, Kantor Walikota Ternate, dan Taman Nukila, Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), Rabu (3/3/2021).

Pernyataan sikap massa aksi, Junayu Aliman mengatakan, Front Perjuangan Rakyat Obi tolak keberadaan PT Amazing Tabara di Kepulauan Obi, tepatnya di Desa Sambiki, Desa Anggai dan Desa Air Mangga, dimana tanggal 26 Januari 2021, sejumlah warga Desa Sambiki deklarasi penolakan terhadap perusahan tambang PT Amazing Tabara.

“Tanggal 13 Febuari 2021, setelah warga Desa Sambiki melakukan rapat akbar bersama BPD dan pemerintah desa dipimpin langsung Ketua BPD Sambiki, Juldin H Masud dan Kepala Desa (Kades) Sambiki, Haerudin Wahid kembali deklarasi penolakan tambang PT Amazing Tabara yang akan beroperasi di Desa Sambiki, Anggai dan Air Mangga,” kata Junayu.

Menurut dia, warga Desa Sambiki tidak butuh tambang PT Amazing Tabara yang akan beroperasi di Kepulauan Obi, yang sudah mengkapling pemukiman dan perkebunan warga desa.

“Warga Desa Sambiki tidak akan membiarkan perkebunan yang dirampas oleh perusahan PT Amazing Tabara. Bukan hanya itu, juga akan menggusur kampung warga Sambiki, karena perkampungan atau Desa Sambiki masuk di dalam peta konsensi perusahan PT Amazing Tabara,” tutur Junayu.

Sambung Junayu, jika hal demikian terjadi, maka warga Sambiki siap nyawa sebagai taruhan untuk mempertahankan tanah dan kampung halamannya.

“Warga Sambiki hidup sampai menyekolahkan anak-anak mereka dari hasil pertanian seperti cengkeh, pala, coklat, kelapa dan tanaman lainnya, dan bukan dari hasil tambang,” kata Junayu.

Ia menyebutkan, PT Amazing Tabara bukan hanya akan merampas tanah warga Sambiki dan menggusur rumah-rumah yang di bangun warga Sambiki dari hasil cengkeh, pala, coklat, kelapa dan tanaman lainya, akan tetapi PT Amazing Tabara juga akan mengusir warga Desa Sambiki, Anggai dan Air Mangga secara paksa dari kampung halamannya.

“Warga Sambiki tau kehadiran perusahaan tidak ada yang mensejahterakan warga lingkar tambang. Bukan hanya Desa Sambiki yang kemudian mendapatkan dampaknya, akan tetapi Desa Anggai dan Air Mangga juga mendapatkan dampak dari PT Amazing Tabara dengan luas wilayah konsensi 4.655 hektar (ha),” sebut Junayu.

Dirinya menjelaskan, dari luas wilayah tersebut, maka mata pencarian petani dan nelayan yang berada di Desa Sambiki, Anggai, dan Air Mangga akan hilang di babat habis oleh PT Amazing Tabara.

“Dalam beberapa bulan kedepan ini akan ada upaya pendaratan alat berat oleh PT Amazing Tabara di Desa Sambiki. Maka kami warga Sambiki, Anggai dan Air Mangga siap melakukan aksi perlawanan jika di paksakan turun untuk beroperasi,” jelas Junayu.

Lanjut Junayu menyatakan dengan ini kami menyampaikan di atas tanah kami atas nama FPRO menyatakan sikap, tolak pendaratan alat berat PT Amazing Tabara di Desa Sambiki, kembalikan lahan warga yang di rampas PT Amazing Tabara.

“Tolak PT Amazing Tabara di Sambiki, Anggai dan Air Mangga dan mendesak kepada Gubenur Provinsi Malut agar segera mencabut IUP produksi dengan nomor SK 402/7/DPSTP/XI/2018, mendesak Gubenur Provinsi Malut segera mencabut SK nomor 502/DPSTPVIU/2019, tentang pemanfaatan ruang laut sebagai tempat pembuangan limbah,” pungkasnya. (Arthur/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya