Kodim 1418 Mamuju Kembali Salurkan Logistik di Daerah Terpencil Menggunakan Helikopter

02 March 2021 15:02
Kodim 1418 Mamuju Kembali Salurkan Logistik di Daerah Terpencil Menggunakan Helikopter
Kodim 14018 Mamuju salurkan logistik bantuan bagi warga terdampak gempa bumi di daerah terpencil Kabupaten Mamuju dan Mejene menggunakan helikopter di lapangan Kodim 1418 Jalan Trans Sulawesi Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. (Azriel Rendika Putra/Trans89.com)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Kodim 14018 Mamuju salurkan logistik bantuan bagi warga terdampak gempa bumi di daerah terpencil Kabupaten Mamuju dan Mejene menggunakan helikopter di lapangan Kodim 1418 Jalan Trans Sulawesi Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (1/3/2021).

Hadir digiat pemberangkatan bantuan logistik tersebut, Dandim 1418 Mamuju Kolonel Inf Tri Aji Sartono, Sekprov Sulbar Muh Idris, Pilot Penerbang AD Kapten Cpn Jati Fathoni dan Lettu Cpn Made, Babinsa Desa Bella dan Desa Kopeang Sertu Busmadi.

Kapten Cpn Jati Fathoni mengatakan, saat ini masih ada tiga desa terdampak gempa yang terpencil dan rutin dilakukan suplay logistik di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju yakni Desa Bela dan Desa Kopeang, di Kabupaten Majene Desa Ulumanda.

“Saat pasca gempa, bantuan Penerbang TNI AD mendatangkan 9 unit helikopter dengan penempatan 7 di Bandara Tampa Padang, Kalukku Mamuju, 1 di Polda Sulbar, 1 di Kodim 1418 Mamuju,” kata Jati.

Menurut dia, 7 helikopter telah kembali dua minggu lalu, 1 helikopter di Polda telah kembali pada hari Sabtu 27 Februari 2021.

“Direncanakan sisa 1 helikopter di Kodim 1418 Mamuju akan kembali pada tanggal 14 Maret 2021 saat upacara penutupan giat tanggap bencana oleh Panglima Kodam XIV Hasanuddin,” tutur Jati.

Sementara Babinsa Desa Bella dan Desa Kopeang, Sertu Busmadi menyampaikan sampai saat ini akses jalan darat menuju dua desa binaannya masih sulit akibat tanah longsor yang menutup jalur darat.

“Saat kegiatan tanggap darurat pembersihan jalur longsor telah dilaksanakan oleh Yon Zipur 8 Kodam XIV Hasanuddin dan Yon Zikon 11 Ditziad Mabes Angakatan Darat (AD),” papar Busmadi.

Lanjut Busmadi, saat ini kegiatan pembersihan jalur longsor masih tetap dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulbar untuk memaksimalkan pembersihan longsor.

“Kami selaku Babinsa sering melakukan pendampingan dalam penyaluran logistik via (lewat) udara menggunakan helikopter,” imbuhnya. (Azriel/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya