Pidato Bupati Pasangkayu Tentang Hasil Pilkada 2020 di Paripurna DPRD

01 March 2021 14:29
Pidato Bupati Pasangkayu Tentang Hasil Pilkada 2020 di Paripurna DPRD
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Usia dilantik pada hari kerja pertamanya sebagai bupati Yaumil Ambo Djiwa dan wakil bupati Dr Hj Erny Agus menghadiri rapat paripurna DPRD.

Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Hj Alwiaty dengan agenda pidato bupati mengenai hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, digelar di ruang sidang DPRD Pasangkayu, Senin (01/03/2021).

Mengawali paripurna, Hj Alwiaty mengatakan, bahwa rapat paripurna DPRD dengan agenda pidato bupati tentang hasil Pilkada ini dilaksanakan berdasarkan surat edaran Mendagri Republik Indonesia tahun 2017 tentang pidato sambutan gubernur bupati walikota pada sidang paripurna DPRD pasca pelantikan sehingga bagi bupati yang telah dilantik agar menyampaikan pidato perdana sebagai bupati. Serta menindaklanjuti keputusan Menteri Dalam negeri Republik Indonesia nomor 131 tahun 2021 tanggal 24 Februari 2021 tentang perubahan atas keputusan Menteri Dalam negeri tahun 2021 tentang pengesahan pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020

Selain itu juga, sambung Alwiaty, paripurna inj sudah sesuai peraturan tata tertib DPRD Kabupaten Pasangkayu pada pasal 68 ayat 4 dinyatakan bahwa rapat paripurna DPRD dapat dilakukan dengan tidak mengambil keputusan sehingga pelaksanaannya bisa dilakukan tanpa memenuhi pada acara tertentu lainnya.

“Sekali lagi saya secara pribadi dan lembaga DPRD mengucapkan selamat kepada H Yaumil Ambo Djiwa dan wakil bupati Hj Erny Agus sebagai bupati dan wakil bupati Pasangkayu. Bersama lembaga DPRD menuju Pasangkayu sejahtera,” ucap legislator perempuan dari Partai Hanura ini.

Bupati Pasangkayu Yaumil dalam mengawali pidatonya mengungkapkan, rapat paripurna DPRD yang dilaksanakan hari ini dalam keadaan sehat wal’afiat shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam keluarganya para sahabat.

“Hari ini kita semua menjadi saksi sebuah momentum bersejarah proses demokrasi dan sejarahnya. Kepemimpinan catatan istimewa telah ditorehkan di Pasangkayu, sikap sebagai pasangan bupati dan wakil bupati terpilih pilihan ini adalah tanggung jawab dan kepercayaan karena ini adalah amanah dan kepercayaan rakyat akan mengucapkan syukur dan seluruh jiwa dan raga segenap pikiran dan waktu dan sepenuhnya untuk untuk mengembangkan kepercayaan ini insya Allah hadir bagi kami Kabupaten bukan sekedar sebuah kawasan yang terbentang dari gapuraning dataran-dataran adalah ruang sosial yang melekat dalam kerukunan yang damai bebas dampak lahirnya generasi dan kemiskinan kebodohan karena mendapatkan norma hukum dan kearifan lokal yang melahirkan dan produk yang dan yang mendata interaksi manusia dengan mengelola perbedaan interaksi antar manusia dan tradisi keputusan,” tutur Yaumil.

Penghargaan pada pasangan adalah ruang untuk membangun peradaban manusia yang setara dalam kesempatan mengisi pembangunan di bawah keberkahan Allah subhanahu wa ta’ala.

“Kami mengapresiasi proses dan capaian pembangunan hingga kabupaten ini mampu meraih berbagai skala regional dan nasional. Apa yang telah dicapai sempat terlaksana akan melanjutkan sebagai upaya integrasikan proses dan tujuan pembangunan jangka panjang daerah agar pada titik ini pembangunan yang dirasakan banyak pihak membawa perubahan ke arah yang semakin baik,” kata Yaumil.

Pada sebuah konsep pendekatan dan metode dalam mengembangkan dan memimpin wilayah Pasangkayu akan menjadikan landasan dan langkah untuk memimpin dan memajukan Pasangkayu di masa depan adaptasi yang lebih bernuansa adaptif dan mampu merespon perkembangan dan dinamika perubahan yang cepat dan membutuhkan ketepatan bersikap dan mengembalikan keputusan pembangunan pada kemungkinan yang akan menjadi pondasi lanjutkan dan mendatar.

Lebih lanjut Yaumil dalam pidatonya, kepemimpinan visi misi aksi yang lebih masa kini dan masa depan akan melanda seluruh upaya pencapaian tujuan pembangunan di tengah keterbatasan sumber daya dan memberinya kekuatan finansial daerah serta masih belum reda tantangan global Covid 19 kita tidak pernah akan menyerah untuk tetap melanjutkan agenda utama pembangunan menjalankan program berbasis perencanaan dan politik dan spasial menghadirkan aksi nyata pembangunan untuk kemajuan daerah.

Jabatan pemerintahan yang menjalankan prinsip bebas dari korupsi kolusi dan nepotisme kita fokus dan menyelesaikan tantangan-tantangan terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia penguatan struktur perekonomian daerah pemerataan pembangunan wilayah dan lingkungan berkelanjutan serta penyelenggaraan pemerintahan dan inklusif dalam divisi kondisi ini maka yang akan menjadi penggerak utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan adalah efisiensi dan inovasi bersama dengan semua yang ada disini untuk menjadi pelaku sejarah untuk meraih kesetaraan tujuan dan kemartabatan dalam rentang waktu 5 tahun ke depan akan bersama mengganti hari dengan semangat pagi dan menikmati rembulan dan keindahan Pasangkayu.

Dalam drama yang akan menciptakan harmoni indah yang kita beri nama Yes Smart Pasangkayu yang menjadikan keberagaman dan perbedaan sebagai nilai serta menempatkan dialog dan sebagai prinsip penyelesaian masalah seragam memang indah tetapi beragam jauh lebih indah.

Membangun narasi tentang manusia karena iman dan taqwa dan penguatan ekonomi produktif melalui melalui pembukaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan tidak hanya menembus pasar lokal tetapi juga nasional percepatan pembangunan infrastruktur datar akan diteruskan dengan upaya membuat perekonomian dan berdaya saing sehingga mampu membuka lebih banyak lagi sentra-sentra produksi lapangan akselerasi pemerataan pembangunan pengelola ruang dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kita semua adalah pelaku sejarah, untuk itu saya mengajak mari bersama-sama kita memberikan sumbangsih pemikiran kepada daerah kita Kabupaten Pasangkayu untuk lebih maju kedepannya,” ajak Yaumil diakhir pidatonya.

Untuk diketahui, rapat paripurna pidato bupati juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Pasangkayu lainnya, Dandim 1427 Letkol Inf Novyaldi, Kapolres AKBP Leo H Siagian, Kepala PN I Gusti Ngurah Agung Aryanta, mewakili Kajari Syamsu Gunawan, mewakili Kepala Pengadilan Agama Amar Ma’ruf. (Ocha/Ndi).

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya