Cegah Penyebaran Covid-19 di Pinrang, Polsek Duampanua Pasang Baliho di Posko PPKM Mikro Ditiap Kelurahan dan Desa

01 March 2021 17:48
Cegah Penyebaran Covid-19 di Pinrang, Polsek Duampanua Pasang Baliho di Posko PPKM Mikro Ditiap Kelurahan dan Desa
Polsek Duampanua lakukan pemasangan baliho posko PPKM mikro diwilayah hukumnya se-Kacamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. (Adam Patonangi/Trans89.com)
.

PINRANG TRANS89.COM – Polsek Duampanua lakukan pemasangan baliho posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro diwilayah hukumnya se-Kacamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pemasangan spanduk atau baliho di posko PPKM mikro dipimpin Kanit Binmas Polsek Duampanua, Iptu Muslih Arsyad bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas didampingi para Lurah dan Kepala (Kades) di tiap wilayahnya, Senin (1/3/2021).

“Pemasangan spanduk atau baliho di posko PPKM mikro ini dalam rangka mencegah peneybaran wabah Covid-19 khususnya di wilayah Kecamatan Duampanua,” kata Muslih.

Menurut dia, hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19 lebih meluas lagi, dan posko PPKM mikro ini diharapkan bisa membuat seluruh elemen masyarakat terlibat langsung dalam memerangi Covid-19.

“Kami juga mensosialisasikannya kemasnyarakat dengan adanya posko PPKM mikro ini. Jadi posko ini nantinya bisa jadi tempat sosialisasi mulai dari RT dan RW ke warga tentang apa yang harus dilakukan adanya pandemi ini diman-mana,” tkutur Muslih.

Ia menyatakan, apabila ada warga yang misalnya mengalami gejala-gejala yang mengindikasikan Covid-19, bisa juga langsung melapor ke posko supaya ditangani lebih lanjut.

“Posko juga bisa menjadi sumber informasi bagi warga yang misal akan atau datang bepergian, supaya mempermudah pemantauan di tingkat RT atau RW setempat,” ujar Muslih.

Selain itu, Muslih berpesan agar warga turut serta aktif dalam memerangi virus corona, caranya tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di rumah dan lingkungan sekitar.

“Apabila ada warga yang misalnya menyintas covid, jangan sampai dihindari, sebaliknya masyarakat harus tetap turut memberikan motivasi, supaya imun si penyintas tetap baik dan penyembuhan juga cepat,” pesannya.

Dirinya menyebutkan, sejauh pengamatan terhadap masyarakat yang menjadi penyintas Covid-19 serta lingkungannya menerapkan 3 M saja tidak cukup.

“Bahkan kalau perlu 6 M selain dari yang tiga itu, warga jangan dululah berjabat tangan, terus kalau datang dari suatu tempat kalau bisa langsung mandi dan ganti pakaian. Terakhir, kalau bisa kurangi penggunaan AC supaya udara tidak tetap dalam ruangan, buka jendela, biar sirkulasi udara bisa lancar,” sebut Muslih.

Lanjut Muslih, dengan adanya posko ini, mudah-mudahan kita bisa mencegah bahkan memutus mata rantai penyebaran covid-19, dan diharapkan masyarakat juga tetap waspada dan menerapkan proses dengan benar, karena virus ini masih mengintai kita.

“Saya berharap agar virus Covid-19 ini dapat segera hilang dan masyarakat bisa beraktivitas sedia kala tanpa merasa was-was,” imbuhnya. (Adam/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya