Imakor Aksi di Kantor BUMD Serta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Ini Tuntutannya

27 February 2021 17:15
Imakor Aksi di Kantor BUMD Serta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Ini Tuntutannya
Ikatan Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara unjuk rasa di kantor PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara merupakan BUMD dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Jalan Gatot Subroto, Kota Medan. (Mansyur Arya/Trans89.com)
.

MEDAN, TRANS89.COM – Sejumlah mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Anti Korupsi (Imakor) Sumatera Utara (Sumut) dipimpin Muhyi Atsaris Daulay unjuk rasa di kantor PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Jumat (26/2/2021).

Muhyi Atsaris Daulay mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Sumut memanggil dan memeriksa secepatnya Direksi PT Pembangunan dan Prasarana Sumut terkait dugaan korupsi proyek renovasi mushola sebesar Rp690 juta.

“Mendesak Gubernur Sumut evaluasi dan mencopot Dewan Direksi PT Pembangunan Prasarana Sumut serta oknum yang terlibat dalam proyek tersebut. Meminta ketegasan Kepal Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut yang baru agar segera menurunkan tim untuk memeriksa dugaan korupsi pada proyek tersebut,” tegas Muhyi.

Massa aksi ditemui manejemen PT Pembangunan Prasarana Sumut, Hanafi Harahap menyampaikan kalau aspirasi dari adik adik mahasiswa akan disampaikan kepada pimpinan.

“Kami mendukung aspirasi adik-adik sekalian terkait pemberantasan korupsi, namun kami berharap aksi ini murni dan tidak ditunggani oleh pihak lain,” paparnya.

Kemudian massa aksi menuju kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut.

Muhyi juga mendesak Kejati dan Polda Sumut segera memanggil Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut untuk menjelaskan secara rinci proyek belanja hibah pengadaan ternak sapi betina senilai Rp35 miliar yang dimenangkan PT Alfathi Berkah Mulia.

“Kami mendesak Kajati agar segera memeriksa Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut atas dugaan korupsi pembibitan ternak sapi ruminansia besar di Kabupaten Padang Lawas senilai Rp14 miliar yang dimenangkan oleh PT Citra Sarana Bangun Persada,” desak Muhyi.

Kepala Seksi (Kasi) Bibit dan Produksi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Lia Aryani menyampaikan kepada massa aksi, terkait proyek pengadaan ternak sapi betina sudah sesuai standar operasioanl prosedur (SOP) dan aturan yang berlaku.

“Setelah kegiatan proyek terlaksana tahun 2019 pada bulan Januari hingga Maret 2020, telah dilakukan pemeriksaan dari Inspektorat Provinsi Sumut,” papar Lia.

Ia menyatakan, pengadaan ternak sapi untuk tahun 2019, dialokasikan sebanyak 8 ekor kepada 262 kelompok di 22 kabupaten/kota se-Sumut.

“262 kelompok peternakan sudah dilakukan verifikasi dan dikunjungi kesetiap kelompok serta telah disalurkan bibit ternak sapi betina kepada setiap kelompok peternakan,” ujar Lia.

Lanjut Lia, jumlah pengadaan ternak sapi tersebut seluruhnya 2.096 ekor.

“Jadi kami dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut sudah melaksanakan kegiatan ini berdasarkan tahapan sesuai dengan SOP yang berlaku,” imbuhnya. (Mansyur/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya