Aliansi Mahasiswa ITN Malang di Kantor Rektorat, Ini Tuntutannya

23 February 2021 17:07
Aliansi Mahasiswa ITN Malang di Kantor Rektorat, Ini Tuntutannya
Aliansi Mahasiswa ITN Malang unjuk rasa depan kantor Rektorat ITN Jalan Sigura-Gura, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. (Adhitay Wijaya/Trans89.com)
.

MALANG, TRANS89.COM – Mahasiswa yang tergabung di Aliansi Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dipimpin Isra Muid unjuk rasa depan kantor Rektorat ITN Jalan Sigura-Gura, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), Senin (22/2/2021).

Orasi Isra Muid menuntut pemotongan biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) sebesar 30% dan meminta pemotongan biaya satuan kredit semester (SKS) sebesar 30%.

“Kami juga menuntut pemotongan biaya semester sebesar 35%, meminta tranparasi penerima bantuan uang kuliah tunggal (UKT) berdasarkan surat edaran Lembaga Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Lidikti) wilalah VII Jawa Timur,” tegas Isra.

Massa aksi ditemu Wakil Rektor III ITN Malang, Foury Handoko dengan tanggapan terkait dengan pemotongan SPP dimasa pandemi Covid-19, pihak kampus sudah keluarkan kebijakan.

“Untuk mahasiswa yang akan mengajukan pemotongan biaya SPP, agar mengajukan surat permohonan ke Rektorat,” ujar Foury.

Lanjut Foury, terkait dengan penerima bantuan UKT atau SPP berdasarkan surat edaran (SE) Lidikti wilayah VII Jatim akan dilaksanakan dengan transparan.

“Kami pihak kampus akan meĺaksanakan SE Lidikti wilayah VII Jatim dengan transparan dan semua mahasiswa bisa mengakses perkembangannya,” imbuhnya. (Adhitya/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya