Menteri Tenaga Kerja Kunjungan di Lombok Timur, Ini Agendanya

22 February 2021 00:46
Menteri Tenaga Kerja Kunjungan di Lombok Timur, Ini Agendanya
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziah serta rombongan kunker membuka pelatihan berbasis kompetensi kejuruan pariwisata dan peresmian workshop, gedung CPMI di BLK Jalan Ramban Biak dan BLK komunitas Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. (Bayu A/Trans89.com)
.

LOMBOK TIMUR, TRANS89.COM – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI, Ida Fauziah serta rombongan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka membuka pelatihan berbasis kompetensi kejuruan pariwisata dan peresmian workshop, gedung calon pekerja migran Indonesia (CPMI) di Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Ramban Biak di Desa Lenek Daya Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, agenda Menaker Ida Fauziah juga lakukan peninjauan BLK komunitas Pondok Pesantren (Ponpes) Sirojul Ulum Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba dan Ponpes Darul Quran Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru di Kabupaten Lotim, Sabtu (20/2/2021).

Ikut mendampingi dalam rombongan Menaker Ida Fauziah yakni Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) II NTB Wartiah, Gubernur NTB Dzulkieflimansyah, Dirjen Binalattas Budi Hartawan, Dirjen Binapenta dan PKK Suhartono dan Staf Khusus Menaker Caswiyono Rusydie.

Sementara menyambut Menaker Ida Fauziah yaitu Bupati Lotim Sukiman Azmy, Anggota DPRD NTB Akhadiarsyah, Kepala BLK Lotim Sabar, Anggota DPRD Lotim Abrorni Lutfi, Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, Kadisnaker Lotim Supardi dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTB Lalu Adrian Irfani.

Laporan Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Budi Hartawan, mengatakan BLK di Lotim dibangun pada tahun 2015, dan dioperasikan pada tahun 2016, dengan harapan mampu melahirkan pekerja yang memiliki kompetensi dan siap menghadapi tantangan kedepan.

“Pada masa pandemi saat ini, ada 11% penduduk usia kerja mengalami dampak pandemi Covid 19. Menyikapi hal tersebut, kita harus mengoperasikan BLK untuk mengurangi pengaguran dan mempercepat pemulihan ekonomi. BLK ini dapat dibangun berkat kerjasama antara semua pihak, diantaranya DPR, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah,” katanya.

Gubernur NTB, Dzulkieflimansyah menyatakan, kehadiran Ibu Menteri ini berdampak sangant besar, dimana sebentar lagi kita akan menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan Moto GP, oleh karena itu harus lebih ekstra dalam melakukan penyiapan.

“Kami juga mengucapapkan trimakasi kepada Bupati Lotim atas kerja kerasnya dalam keikutsertaannya menata BLK ini, sehingga kami harapkan kedepan mampu menghadirkan orang-orang yang siap menghadapi tantangan dimasa mendatang,” ujar Dzulkieflimansyah.

Selanjutnya penadatanaganan memorandum of understanding (MoU) antara BLK Lotim dengan Lembaga Prindustrian NTB, kemudian pengukuhan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Kerja (FKLPK) NTB oleh Dirjen Binalattas Kemenaker, Budi Hartawan.

Dilanjutkan penyerahan lahan hibah oleh Bupati Lotim kepada Menaker, Ida Fauzia menyampaikan BLK ini memang dikelola oleh pemerintah pusat, namun pemanfaatan dilaksanakan oleh provinsi.

“Kedepan, kami akan melakukan pembukaan BLK di Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT), jadi nanti Pak Sabar hanya mengurus BLK Lotim,” papar Ida.

Kata Menaker, kami melakukan 9 loncatan dalam pengurusan BLK, itu artinya kami sangat serius dalam menyiapakan sumber daya manusia (SDM).

“Kenapa diadakan MoU antara BLK dengan industri, karena kami harapkan para alumni BLK ini mampu diserap oleh perusahaan,” kata Ida.

Ia menyebutkan, buat apa ada pelatihan kalau hanya untuk menjadi pengangguran, oleh karena itu sangat perlu dilakukan kerjasama dengan lembaga industri selaku penyerap tenaga kerja.

“Kedepan, Mandalika akan menyerap banyak tenaga kerja. Kami harapkan NTB mampu menjadi tuan di rumahnya sendiri. Olehnya itu kami hadir untuk meningkatkan SDM masyarakat NTB, sehingga mampu menghadapi tantangan kedepan,” sebut Ida.

Ida mengungkapkan, NTB merupakan penyumbang pekerja migran Indonensia (PMI) terbesar, namun sesuai dengan Undang-undang (UU), tidak boleh berangkat sebagai PMI apabila tidak ada keterampilan kerja.

“Jadi BLK melalui jurusan CPMI mampu sebagai penyedia PMI yang memiliki sertifikat dan berkompetensi,” ungkapnya.

Dirinya menyatakan, data menunjukan pekerja kita didominasi dengan tingkat pendidikan SMP kebawah, sehingga dipastikan kempuannya dibawah standar.

“Kita punya tanggug jawab untuk meningkat itu. Pemerintah pusat memfokuskan pada SDM. Oleh karena itu, pusat dan daerah harus sejalan dalam menghadapi tantangan ini,” ujar Ida.

Menaker juga ucapkan trimakasih kepada Bupati Lotim yang telah banyak memberikan hibah lahan ke BLK.

“Semoga BLK ini kedepan banyak memberikan manfaat bagi masyatakat Lotim khususnya,” ucapnya.

Kemudian peresmian gedung CPMI BLK Lotim oleh Menaker RI. Dan rombongan Menaker menuju Ponpes Sirojul Ulum Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba.

Rombongan Menaker tiba di Work Shop Las BLK Komunitas Ponpes Sirojul Ulum, Ida menyampaikan dirinya datang kesini dalam rangka melakukan peninjauan di BLK Komunitas yang dibangun pada tahun 2019.

“Saya sangat senang karena lulusan dari sini langsung bekerja berwiraswasta membuat kursi dan meja aluminium,” paparnya.

Ida berharap, semoga dengan adanya BLK ini bisa membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Lotim.

“Kami ucapkan trimaksi kepada Bupati Lotim, karena BLK Komunitas ini tentunya berkat kerjasama dari Bupati Lotim,” imbuhnya.

Rombongan Menaker menuju Ponpes Ponpes Darul Quran Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru dan disambut Pimpinan Ponpes Darul Quran, Ustad Hamdani Yamin serta melakukan pengecekan terhadap bangunan Komunitas BLK Jurusan Informatika. (Bayu/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya