Rakyat Penegak Keadilan-RI Aksi di Tiga Tempat Berbeda di Jeneponto Terkait Dugaan Korupsi

21 February 2021 11:19
Rakyat Penegak Keadilan-RI Aksi di Tiga Tempat Berbeda di Jeneponto Terkait Dugaan Korupsi
Rakyat Penegak Keadilan Republik Indonesia-RI unjuk rasa depan kantor Bupati, PDAM dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. (Slamet Untung Imam Santoso/Trans89.com)
.

JENEPONTO, TRANS89.COM – Sejumlah massa dari Rakyat Penegak Keadilan Republik Indonesia (RPK-RI) dipimpin Renaldy Jafar unjuk rasa depan kantor Bupati, PDAM dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (19/2/2021).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, Rakyat Penegak Keadilan-RI meminta Direktur PDAM bertanggung jawab atas dugaan korupsi tahun 2018.

Orasi Renaldy Jafar mengatakan, yang perlu rekan-rekan di PDAM ketahui, pergerakan kami hari ini merupakan gerakan yang dilindungi oleh Undang-undang (UU).

“Hari ini kami menuntut kepada PDAM Kabupaten Jeneponto, bahwa PDAM merupakan perusahan milik daerah yang diberikan amanah untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat,” kata enaldy.

Menurut dia, pada tahun 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto telah menggelontorkan dana kepada PDAM Jeneponto sebesar Rp22 miliar, namun hasil audit Inspektorat Kabupaten Jeneponto terdapat temuan ada dugaan penyimpangan anggaran yang dikelolah PDAM Kabupaten Jeneponto.

“Kami menilai bahwa terjadi dugaan korupsi yang sangat besar di PDAM Kabupaten Jeneponto, sehingga kami meminta kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Jeneponto untuk mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut,” tutur Renaldy.

Ia mengungkapkan, kami telah melayangkan surat klarifikasi dan somasi kepada PDAM Kabupaten Jeneponto terkait dengan indikasi dugaan korupsi di PDAM Jeneponto, namun sampai saat ini tidak ada satupun jawaban yang kami terima.

“Kami meminta dan mendesak kepada perwakilan PDAM Jeneponto untuk hadir dan menjelaskan didepan kami apa yang terjadi terkait pengggunaan anggaran tahun 2018,” ungkap Renaldy.

Massa aksi diterima Direktur PDAM Jeneponto, Junaedi berikan tanggapan.

Massa Rakyat Penegak Keadilan-RI kemudian menuju kantor Dinkes Jeneponto, dan orasi Renaldy menyatakan, kehadiran kami hari ini dalam rangka fungsi kontrol terhadap Dinkes Kabupaten Jeneponto.

“Kami menduga bahwa anggaran yang di kelolah oleh Dinkes Kabupaten Jeneponto tahun anggaran 2019 terdapat korupsi oleh Kepala Dinas (Kadis) kesehatan,” ujar Renaldy.

Ia menyebutkan, hasil audit Inspektorat dan BPK-RI Perwakilan Sulawesi Selatan menunjukan bahwa terdapat dugaan korupsi di Dinkes Kabupaten Jeneponto.

“Kami meminta Kadis Kesehatan Jeneponto untuk menemui kami dan menjelaskan terkait dengan penggunaan anggaran tahun 2019 hingga 2020. Hasil investigasi dan temuan kami dilapangan, banyak sekali dugaan penyimpangan yang dilakukan Dinkes Jeneponto,” ebt Renaldy.

Kemudian massa Rakyat Penegak Keadilan-RI menuju kantor Bupati Jeneponto, orasi Renlady menyampaikan, hari ini kami berada depan kantor Bupati Jeneponto dalam rangka menyuarakan beberapa dugaan korupsi di Jeneponto yakni di Dinkes dan PDAM Kabupaten Jeneponto, mulai tahun anggaran 2018 hingga 2020.

“Kasus yang diduga melibatkan Kadis Kesehatan Jeneponto, ada 8 kegiatan dalam alokasi anggaran tahun 2019,” papar Renaldy.

Renaldy menilai, anggaran yang digelontorkan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) jajaran Pemkab Jeneponto diduga korupsi secara berjamaah, dimana hal ini akan berdampak langsung pada pembangunan daerah yang tidak ada kemajuan dalam masa 2 periode kepemimpinan Bupati Jeneponto.

“Adanya beberapa OPD yang tidak berani menghadapi massa pengunjuk rasa, hal ini kami nilai sebuah kemunduran apabila OPD anti terhadap kritikan. Apabila dalam dua minggu tidak ada progres atas laporan yang kami terima, maka kami akan melaporkan ke Polda dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel,” ancam Renaldy.

Pserta aksi diterima Kepala Bagian (Kabag) Kesehateraan Rakyat (Kesra) Sekretariat (Setda) Kabupaten Jeneponto, Nur Alim untuk berikan penjelasan terkait tuntutan massa aksi. (Santoso/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya