Aliansi GAM Luwu Desak Pemerintah Ketersediaan Pupuk Bagi Petani

20 February 2021 12:33
Aliansi GAM Luwu Desak Pemerintah Ketersediaan Pupuk Bagi Petani
Aliansi Gerakan Aktivitas Mahasiswa Luwu unjuk rasa akibat terjadinya kelangkaan pupuk petani berlangsung di perempatan lampu merah Kelurahan Sakti, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulaesi Selatan. (Rangga Sela/Trans89.com)
.

LUWU, TRANS89.COM – Aliansi Gerakan Aktivitas Mahasiswa (GAM) Luwu dipimpin Muh Akhsa Afandi unjuk rasa akibat terjadinya kelangkaan pupuk petani berlangsung di perempatan lampu merah Kelurahan Sakti, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulaesi Selatan (Sulsel), Kamis (18/2/2021).

Massa aksi membentangkan spanduk bertuliskan, segera memenuhi kelangkaan pupuk bagi petani.

Orasi Muh Akhsa Afandi mengatakan, negara Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia memiliki mata pencaharian sebagai petani atau bercocok tanam, dan menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan terbesar ekonomi di Indonesia.

“Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan pendapatan petani adalah luasnya lahan pertanian dan pupuk sebagai sumber nutrisi yang dapat memaksimalkan proses pertumbuhan tanaman,” kata Akhsa.

Namun dalam penyediaan pupuk tersebut, Aksa menyatakan, pemerintah harus turut andil dan hadir guna membantu penyediaan pupuk Untuk kesejahteraan masyarakat petani.

“Permentan nomor 10 tahun 2020, tentang pupuk bersubsidi diperuntukan bagi petani yang telah bergabung dalam kelompok tani yang telah menyusun dan tercatat di rancangan devinitif kebutuhan kelompok (RDKK),” ujar Aksa.

Namun mirisnya, Aksa mengungkapkan, kertersediaan pupuk mulai dari awal musim tanam tahun 2020 yang lalu sampai tahun 2021 sangat langka ditemukan oleh petani, walupun sudah terdaftar di RDKK.

“Pemerintah telah gagal menyediakan pupuk bagi petani, dan kami meminta pemerintah untuk segera penuhi kebutuhan pupuk bagi para petani,” ungkapnya. (Rangga/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya