Dua Oknum Kepala Desa Diduga Lakukan Korupsi Dana Desa di Mamasa, Kini Berstatus Tersangka

16 February 2021 02:31
Dua Oknum Kepala Desa Diduga Lakukan Korupsi Dana Desa di Mamasa, Kini Berstatus Tersangka
Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa, Erianto L Paundanan. (Anggun M/Trans89.com)
.

MAMASA, TRANS89.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa sedang menangani dua kasus dugaan korupsi oknum kepala desa (kades), yakni Kades Sepakuan, Kecamatan Balla, Daniel Kapuangan dan Kades Tamalantik, Kecamatan Tandukkalua, Cakra Buana.

Keduanya kini dinyatakan tersangka kasus dugaan korupsi dana desa (DD) yang menyebabkan kerugian negara ditaksir mencapai kurang lebih Rp600 juta.

Untuk kasus korupsi DD, Kades Sepakuan anggaran tahun 2018 sebesar kurang lebih Rp200 juta. Dan saat ini sedang menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

“Sudah ada 10 saksi yang diperiksa, sekarang sedang berlangsung persidangan secara tatap muka di Mamuju,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mamasa, Erianto L Paundanan di ruang kerjanya di Mamasa, Senin (15/1/2021).

Menurut dia, untuk kasus dugaan korupsi Kades Tamalantik, saat ini prosesnya masih dalam tahap pemeriksaan pihak Kejari Mamasa, sebab segala sesuatunya harus dilengkapi sebelum diajukan ke Persidangan Tipikor.

“Namun dapat dipastikan dalam waktu dekat berkas perkaranya akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor,” tutur Erianto.

Erianto menjelaskan, kasus yang menyebabkan kerugian negara sebesar kurang lebih Rp400 juta bersumber dari DD tahun anggaran 2019, dan prosesnya sempat terhenti.

Lanjut Erianto, hal itu karena oleh kuasa hukum Cakra Buana mengajukan praperadilan di pengadilan. Namun praperadilan dimenangkan oleh Kejari Mamasa.

“Alhamdulillah kita menangkan (praperadilan), dan saya pastikan kasus ini tetap berlanjut ke pengadilan,” imbuhnya. (Anggun/AWT)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya