Dampak Gempa Bumi Sulawesi Barat, 153 Sekolah dan 77 Kantor di Mamuju Rusak

16 February 2021 18:17
Dampak Gempa Bumi Sulawesi Barat, 153 Sekolah dan 77 Kantor di Mamuju Rusak
Dunia pendidikan di Suawesi Barat juga tak luput dari dampak gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju. (Humas Pos Komando Transisi Darurat)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Dunia pendidikan di Suawesi Barat (Sulbar) juga tak luput dari dampak gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju.

Data Dinas Pekekrjaan Umum (PU) Provinsi Sulbar menyebutkan, 153 gedung sekolah di Kabupaten Mamuju dalam kondisi rusak, 76 diantaranya rusak berat, 48 rusak sedang dan 29 terkategori rusak ringan.

76 sekolah yang rusak berat, terdiri dari, SD dan TK/PAUD masing masing 35 unit. SMA, SMK dan SMP masing masing 2 unit yang rusak berat. Sementara gedung sekolah luar biasa (SLB) hanya mengalami rusak ringan dan sedang.

Gedung SD menjadi sarana pendidikan yang paling banyak mengalami kerusakan. Jumlahnya mencapai 74 unit. Menyusul gedung TK/PAUD sebanyak 50 unit. Kemudian SMP sebanyak 10 unit, 11 unit SMP, 10 unit SMK, 6 SMA dan 2 unit SLB.

Sementara itu, untuk gedung perkantoran yang terdampak gempa. Dan setelah dilakukan assesment, Dinas PU Sulbar mencatat sebanyak 77 unit gedung kantor yang rusak di Kabupaten Mamuju, terdiri dari 33 unit kantor lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, 29 instansi vertikal dan 25 unit lamtor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju.

Aktivitas perkantoran di lingkup Pemprov Sulbar hingga kini masih berlangsung di bawah tenda. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan menghindari resiko jika terjadi gempa susulan.

Kegiatan di bawah tenda juga masih diputuskan sembari menunggu hasil assesment gedung kantor terdampak gempa yang sementara berlangsung.

Pihak Dinas PU Sulbar masih melakukan assesment kondisi perkantoran di Sulbar.

“Sampai dengan saat ini, kami telah melakukan assesment sekitar 100-an gedung,” kata Kepala Dinas (Kadis) PU Sulbar, M Aksan melalui keterangan tertulisnya di Mamuju, Selasa (16/2/2021).

Lanjut Aksan, penanganan bencana gempa kini masa memasuki masa transisi darurat menuju pemulihan.

“Masyarakat berharap besar kepada pemerintah pusat maupun daerah agar aktivitas pendidikan dan perkantoran di Sulbar dapat berjalan normal seperti sebelumnya,” imbuhnya. (Adhy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya