Melalui Jalur Tikus, Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas Amankan Berbagai Merk Obat Ilegal Dari Malaysia

15 February 2021 02:32
Melalui Jalur Tikus, Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas Amankan Berbagai Merk Obat Ilegal Dari Malaysia
Jalan tikus perbatasan RI-Malaysia kerap di jadikan para pelaku untuk menyelundupkan barang-barang ilegal ke wilayah Indonesia, salah satunya obat-obatan asal Malaysia yang berhasil diamankan Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas di jalan tikus Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat. (Pendam XII Tanjungpura)
.

SANGGAU, TRANS89.COM – Jalan tikus perbatasan Republik Indonesia (RI)-Malaysia kerap di jadikan para pelaku untuk menyelundupkan barang-barang ilegal ke wilayah Indonesia.

Salah satunya obat-obatan asal Malaysia yang berhasil diamankan Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 642 Kapuas di jalan tikus Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Diamankannya puluhan tablet obat-obatan di kemas dalam dua kotak dus disembuyikan pemiliknya disemak-semak.

Bermula dari kegiatan rutin patroli personel Pos Kotis dipimpin Serda Mulyadi dengan menyisir sektor kanan luar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

“Berbagai macam tablet obat-obatan tersebut meliputi panadol, optive fusion, cloerumazole, viruses cream, ventolin evohaler, rhinocort aqua, multivitamin, dan masih banyak lagi dengan total 21 jenis obat,” ungkap Dansatgas Pamtas Yonif 642 Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/2/2021).

Dikatakan Dansatgas, puluhan tablet obat-obatan yang berhasil diamankan personel Pos Kotis, merupakan upaya Satgas Pamytas RI-Malaysia dalam mencegah beredarnya barang-barang ilegal masuk ke wilayah Indonesia.

“Obat-obatan tersebut tidak ada sertifikasi dari BPOM maupun karantina kesehatan dan masuknya dari luar negeri, maka obat-obatan tersebut dapat dikategorikan ilegal,” kata Alim.

Menurut Dansatgas, guna untuk mencegah masuknya obat-obatan secara ilegal di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas akan terus memperketat jalur-jalur yang menjadi peluang bagi para pelaku baik penyelundupan obat-obatan ilegal yang saat ini diamankan, maupun barang ilegal lainnya.

“Guna untuk pemeriksaan lebih lanjut, barang bukti puluhan tablet obat-obatan tersebut kita serahkan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pontianak, Wilayah Kerja PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau,” pungkasnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya