Warga Bara Baraya di Makassar Tolak Penggusuran Putusan MA

14 February 2021 01:55
Warga Bara Baraya di Makassar Tolak Penggusuran Putusan MA
Aliansi Bara Baraya Bersatu unjuk rasa dibawah jembatan fly over Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Slamet Untung Imam Santoso/Trans89.com)
.

MAKASSAR, TRANS89.COM – Puluhan massa dari Aliansi Bara Baraya Bersatu (ABB) unjuk rasa sebagai bentuk penolakan warga Bara Baraya atas rencana eksekusi tanah tempat tinggalnya oleh Pengadilan Negeri (PN) Makassar berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI.

Aksi dipimpin Farhan berlangsung dibawah jembatan fly over Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (13/2/2021).

Massa aski membawa pamflet bertuliskan, busur para penggusur, usir mafia tanah, Bara Baraya menolak bungkam, lawan mafia tanah, melawan penggusuran adalah jihad, para penggusur harus terkubur, mafia, Hakim jangan masuk angin, tolak rumah deret Tamansari Bandung, kami tetap melawan.

Sementara spanduk bertuliskan, penggusuran melanggar hak asasi manusai (HAM), merusak, kekerasan, merampas, memiskinkan, meneror dan membunuh.

Tuntutan massa aksi, Farhan meminta kepada Ketua Mahkama Agung RI, KPK dan Komisi Yudisial RI, untuk dapat melakukan pemantauan dan pengawasan ketat atas perkara ini.

“Hal ini demi menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat serta perilaku Hakim dalam rangka terwujudnya sistem peradilan bersih dan agung, serta memenuhi rasa keadilan masyarakat, khususnya warga Kelurahan Barabaraya Kota Makassar selaku korban dari upaya penggusuran,” imbuhnya. (Santoso/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya