Survei Facebook Klaim 74,59% Orang di Indonesia Bersedia Terima Vaksin Covid-19

13 February 2021 02:03
Survei Facebook Klaim 74,59% Orang di Indonesia Bersedia Terima Vaksin Covid-19
Ilustrasi. (IS)
.

TRANS89.COM – Facebook membagikan sebuah data terbaru dari survei global yang dilakukan oleh University of Maryland.

Survei ini diklaim Facebook sebagai data akurat untuk menangani pandemi Covid-19.

Pihak Facebook mengambil sampel dari orang-orang yang penggunakan platformnya untuk berpartisipasi terhadap survei terpisah.

“Sebagai bagian dari program Data for Good kami, Facebook bekerja sama dengan mitra akademis,” kata Facebook dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (12/2/2021).

Menurut Facebook, survei tersebut menunjukkan 74,59% orang di Indonesia yang memberikan respon bersedia untuk menerima vaksin Covid-19.

“Kesediaan orang untuk menerima vaksin Covid-19 sangat bervariasi di seluruh dunia. Misalnya, tingkat rata-rata kesediaan menerima vaksin di Vietnam adalah 86%, dibandingkan dengan Filipina hanya 60%,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dengan lebih dari 39 juta respons hingga saat ini di 200 negara dan wilayah sejak April 2020, ini adalah salah satu survei terbesar untuk membantu peneliti kesehatan memantau dan memperkirakan penyebaran COVID-19 dengan lebih baik.

“Survei dilakukan oleh mitra akademis dan Facebook tidak menerima respon dari survei tersebut,” ungkapnya.

Awal pekan ini, Facebook juga mengumumkan beberapa inisiatif untuk mendukung upaya vaksinasi di seluruh dunia.

120 juta dolar Amerika Serikat (AS) dalam bentuk kredit iklan untuk membantu kementerian kesehatan, LSM dan badan-badan PBB menjangkau miliaran orang di seluruh dunia dengan informasi tentang pencegahan penyakit dan vaksin Covid-19.

Kemudian menyediakan data untuk menginformasikan pemberian vaksin yang efektif dan upaya edukasi untuk membangun kepercayaan pada vaksin Covid-19.

“Kami memperluas upaya untuk menghapus klaim palsu di Facebook dan Instagram tentang Covid-19 dan vaksin,” terang Faceebok.

Selama setahun terakhir, lebih dari 2 miliar orang dari 189 negara terhubung ke informasi tepercaya tentang virus corona melalui pusat informasi Covid-19 kami.

“Facebook telah menghapus lebih dari 12 juta konten di Facebook dan Instagram yang berisi misinformasi yang membahayakan hingga menyebabkan cedera fisik terkait vaksin Covid-19,” imbuhnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya