Listrik Untuk Jebakan Babi Berujung Maut di Bima

09 February 2021 02:26
Listrik Untuk Jebakan Babi Berujung Maut di Bima
Jenazah Syarifudin Mansyur (20) saat dievakuasi di perbukitan So Doro Sere Dusun Wane, Desa Tolotangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. (Abd Rosyid/Trans89.com)
.

BIMA, TRANS89.COM – Ditemukan mayat bernama Syarifudin Mansyur (20) di perbukitan So Doro Sere Dusun Wane, Desa Tolotangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (7/2/2021).

Informasi yang dihimpun dilapangan, pada hari Sabtu 6 Februari 2021 pukul 16.00 WITA, Syarifudin Mansyur berangkat dari Desa Tolouwi dengan menggunakan sepeda motor menuju Dusun Wane untuk mencari rumput sebagai pakan ternak sapi.

Sesampainya di Dusun Wane, korban menyimpan sepeda motornya di pinggir jalan yang berlokasi di depan kebun milik Yusuf alias Usu Baru yang berlokasi di kebun milik AY alias Hama Ntembi.

Korban Syarifudin Mansyur kemudian menyabit rumput di kebun jagung milik Muhammad, dan setelah menyabit rumput, korban menyimpan 1 karung rumput di dekat sepeda motornya, selanajutnya korban melanjutkan kembali untuk mencari rumput lagi namun tidak kembali.

Korban tidak pulang hingga pukul 19.00 WITA, dan keluarga korban serta masyarakat mencarinya ke Dusun Wane, akan tetapi hanya menemukan sepeda motor milik korban beserta 1 karung rumput.

Pukul 23.00 WITA, Kapolsek Monta Iptu Takim bersam personilnya tiba di Dusun Wane dan ikut melakukan pencarian bersama warga di sekitar kebun tempat korban menyabit rumput.

Hingga hari Minggu 7 Februari 2021 pukul 01.30 WITA (dini hari), korban belum di temukan dan pencarian korban dihentikan, kemudian dilanjutkan pada pagi harinya.

Sekitar Pukul 07.00 WITA, pencarian korban dilanjutkan kembali dan pukul 08.00 WITA, korban berhasil ditemukan di wilayah perbukitan yang berlokasi di So Doro Sere Dusun Wane dalam keadaan meninggal dunia.

Pukul 09.30 WITA, pemilik kebun tanaman jagung AY alias Hama Ntembi (70) beserta istrinya S (65) di bawa menuju Polsek Monta oleh anggota Polsubsektor Wilamaci Briptu Lalu Andi Hidayat bersama Babinsa Desa Tolouwi Sertu Rifaid.

Sementara mayat korban di bawa menuju ke Puskesmas Monta dengan menggunakan kendaraan dinas Polsek Monta setelah mayat korban di evakuasi dari atas bukit oleh warga.

Sementara AY alias Hama Ntembi bersama istrinya S di bawa ke Polres Bima oleh Tim Puma Polres Bima.

Kapolsek Monta, Iptu Takim membenarkan hal tersebut, mengatakan setelah korban tiba di Dusun Wane, menyimpan sepeda motornya di pinggir jalan depan kebun milik Yusuf alias Usu Baru di depan kebun milik AY alias Hama Ntembi.

“Setelah itu, korban menyabit rumput di kebun jagung Muhammad dan setelah menyabit rumput di kebun tersebut, selanjutnya korban menyimpan satu karung rumput di dekat sepeda motornya,” kata Takim.

Ia menjelaskan, karena satu karung lagi belum penuh, sehingga korban kembali pergi menyabit rumput dan berjalan ke arah kebun AY alias Hama Ntembi, kemudian korban tidak kembali lagi ke tempat korban menyimpan sepeda motor.

“Hingga malam korban tidak kunjung pulang, pukul 19.00 WITA, sejumlah kerabat korban berupaya mencari korban ke Dusun Wane dan menemukan sepeda motor milik korban beserta satu karung rumput di tempat korban menyimpan sepeda motor. Pihak keluarga korban dibantu masyarakat dari Desa Tolouwi dan Dusun Wane melakukan upaya pencarian terhadap korban,” jelas Takim.

Menurut dia, upaya pencarian juga dilakukannya bersama personel Polsek Monta, namun hingga dini hari, pencarian tak membuahkan hasil.

“Korban ditemukan sekira pukul 08.00 Wita di perbukitan di So Doro Sere Dusun Wane setelah warga mulai melakukan pencarian yang dimulai sekira pukul 07.00 WITA. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tak bernyawa. Jarak lokasi penemuan dengan lokasi terakhir sepeda motor korban diparkir sekitar lebih kurang 1,5 kilometer (km),” tutur Takim.

Sebagaimana pengakuan AY, dia melihat korban tergeletak dan tersangkut kawat beraliran listrik di kebunnya yang terhubung ke kabel PLN. Kawat beraliran listrik tersebut sengaja dipasang dirinya untuk mengusir babi hutan yang dapat mengganggu tanamannya.

Karena ketakutan, dia memindahkan mayat korban ke dalam sarung dan dipikul menuju perbukitan yang berlokasi di So Doro Sere, Dusun Wane yang berjarak 1,5 kilometer dari kebun jagungnya. Sekira pukul 17.00 Wita, Sabtu 6 Februari 2021, kembali ke rumahnya. (Rosyid/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya