Banjir Melanda Wilayah Karawang, Ribuan Warga Mengungsi

08 February 2021 12:28
Banjir Melanda Wilayah Karawang, Ribuan Warga Mengungsi
Intensitas hujan tinggi yang terjadi di Karawang sepekan terakhir ini akibatkan sejumlah wilayah terendam banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (Dani Setiawan/Trans89.com)
.

KARAWANG, TRANS89.COM – Intensitas hujan tinggi yang terjadi di Karawang sepekan terakhir ini akibatkan sejumlah wilayah terendam banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), Minggu (7/2/2021).

Akibatnya, khususnya bagi petani harus bersedih karena areal persawahan yang belum lama ditanami harus rusak akibat terendam banjir.

Sedangkan warga di kawasan perumahan harus berjibaku untuk mencari tempat yang lebih tinggi untuk menghindari bencana banjir ini.

Seperti di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Karawang, ratusan rumah terendam banjir, ribuan warga terpaksa harus mengungsi ke posko-posko pengungsian.

Informasi yang dihimpun di lapangan, banjir yang merendam ratusan rumah warga itu terjadi sejak Sabtu 6 Februari 2021 malam, akibat intensitas hujan deras ditambah luapan air Sungai Cikarang Gelam karena tanggul jebol di bendungan Situ Kamojing.

Pada hari Minggu 7 Februari 2021, selain ribuan warga yang mengungsi, ketinggian air di beberapa wilayah mencapai atap rumah warga.

“Ketinggian air di gerbang masuk Perumahan BMI saja sudah sekitar 50 centimeter (cm), sedangkan ketinggian air mulai dari blok E sampai blok J sudah lebih tinggi lagi dan dekat Sipon Cikaranggelam yang lebih para,” kata Wati warga Perumahan BMI.

Hingga saat ini, BPBD, Tagana, SAR, TNI, Polri, dan beberapa instansi swasta lainnyau masih mengelilingi pemukiman warga menggunakan perahu karet guna mengevakuasi warga yang masih bertahan di atas atap rumahnya.

Adapun wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Karawang, Telukjambe Barat, Dusun Pangasinan, Desa Karang Ligar RT 01/01, jumlah rumah 40, kepala keluarga (KK) 50, jiwa 80. RT 02/01, jumlah rumah 70, KK 85, jiwa 250. RT 03/01, jumlah rumah 98, KK 120, jiwa 350. RT 05/02, jumlah rumah 50, KK 70, jiwa 180.

Dusun Pangasinan dan Dusun Kampek Desa Kalangligar alami banjir akibat hujan dan luapan dari Sungai Cidawolong dan Saluran Sekunder yang melintas di wilayah Desa Karang Ligar.

Sebagian warga mengungsi di Masjid dan sebagian bertahan di rumah masing-masing dengan ketinggian air sekitar 40-120 cm.

Karawang Barat, Lingkungan Benteng Kupoh RT 06/08 Kelurahan Tanjungmekar, jumlah rumah 7, KK 7, jiwa 30 dengan ketinggian air 30 cm.

Banjir di Dusun Kupoh dikarenakan meluapnya Sungai Citarum dan hujan. Cikampek di Perum BMI 1 Blok J, I dan H dengan jumlah rumah 300 unit, 600 KK, 6.000 jiwa, ketinggian air sekitar 50 cm hingga satu meter, untuk lokasi pengungsian Posyandu Kenanga Blok A Perum BMI 1.

Kampung Torojong, jumlah rumah 160 unit, 160 KK, 610 jiwa, ketinggian air sekitar 10 cm hingga 60 cm, tempat pengungsian Stasiun Dawuan. Kampung Nagasari jumlah rumah 137 unit, 137 KK, 506 jiwa, ketinggian air 10 cm hingga 60 cm, lokasi pengungsian Stasiun Kereta Dawuan.

Kampung Karanganyar jumlah rumah 115 unit, 115 KK, 431 jiwa, ketinggian air 10 cm hingga 60 cm, lokasi pengungsian di Stasiun Kereta Dawuan. (Dani/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya