Vaksinasi Covid-19 di Kepulauan Sula, Bupati Disuntik Pertama

07 February 2021 16:34
Vaksinasi Covid-19 di Kepulauan Sula, Bupati Disuntik Pertama
Pencanangan vaksinasi Covid-19 perdana Forkopimda Kepulauan Sula dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. (Arthur Gj/Trans89.com)
.

KEPULAUAN SULA, TRANS89.89.COM – Pencanangan vaksinasi Covid-19 perdana forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kepulauan Sula dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 berlangsung di Istana Daerah (Isda) Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara (Malut), Sabtu (6/2/2021).

Adapun tahapan pelaksanaan vaksin Covid-19 dengan melakukan pendaftaran, screning, ovservasi.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kepulauan Sula, Syafrudin Sapsuha mengatakan vaksinasi ini tidak akan bisa berjalan dengan baik apabila tidak didukung oleh seluruh lintas sektor seperti aparat TNI/Polri, OPD lingkup Pemda Kabupaten Kepulauan Sula, Kementrian Agama serta LSM dan organisasi masyarakat lainnya.

“Saya juga mengharapkan organisasi profesi (IDAI, IDI, IBI, PPNI) agar mendukung kegiatan vaksinasi Covid-19 ini dengan membuat surat edaran ke masing-masing anggotanya untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Sula,” kata Syafrudin.

Menurut dia, guna membangun kepekaan dan kesadaran masyarakat tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19, kami mengajak partisipasi semua pihak.

“Jadi tolong imbau seluruh lapisan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini agar mau di vaksinasi sesuai dengan umur dan kriteria yang sudah ditentukan,” tutur Syafrudin.

Bupati Kepulauan Sula, Hendrata Thes menyatakan, vaksinasi Covid-19 di Kepulauan Sula masuk dalam tahapan pertama dan Dinkes telah menerima vaksin sebanyak 1.040 vial yang akan diberikan kepada 520 tenaga kesehatan (nakes) dan 10 orang unsur pemerintah daerah serta pejabat publik lainnya.

“Forum pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sula adalah sebagai suatu penanda bahwa pemerintah akan melakukan fungsi tugas dan tanggungjawab dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari pandemi corona,” ujar Hendrata.

Ia menjelaskan, vaksinasi Covid-19 merupakan upaya negara dalam melindungi keselamatan warganya dan hal tersebut telah diatur dalam konstitusi Undang-Undnang Dasar (UUD) 1945, serta perlindungan kepada warga merupakan suatu yang mutlak dan kewajiban negara untuk melindungi warganya.

“Saya harapkan dengan adanya simbolisasi penerimaan vaksin kepada pejabat publik hari ini dapat menumbuhkan optimisme dan supaya meningkatkan imun masyarakat,” jelas Hendrata.

Lanjut Hendrata, secara medis, kita akan menerima suntikan vaksin serta selalu berpikir positif, karena suntikan vaksin membuat imunitas kita menjadi naik.

“Saya mengingatkan kepada masyakarat Kepulauan Sula, setelah mendapat suntikan vaksin kita tetap terapkan protokol kesehatan (prokes) 3 M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” tegas Hendrata.

Selanjutnya penyerahan vaksin Covid-19 dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula kepada Dinkes Kabupaten Kepulauan Sula.

Kemudian penyuntikan vaksinasi Covid-19 jenis sinovac yang pertama oleh Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes , Dandim 1510 Sula Letkol Inf Tri Yudianto, Sekda Kabupaten Kepulauan Sula Safrudin Sapsuha, Kabag OPS Polres Kepulauan Sula AKP Mirzan Yasin, para kepala OPD lingkup Pemkab Kepulauan Sula, serta organisasi mahasiswa. (Arthur/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya