Pasca Pilkada Mamuju Tengah, Bawaslu Gelar Rakor

06 February 2021 17:59
Pasca Pilkada Mamuju Tengah, Bawaslu Gelar Rakor
Bawaslu Kabupaten Mamuju Tengah gelar rakor hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Mateng tahun 2020, berlangsung di kantor Bawaslu Jalan Daeng Maccarinnai, Kabupaten Mateng, Sulawesi Barat. (Azriel Rehandika Putra/Trans89.com)
.

MAMUJU TENGAH, TRANS89.COM – Bawaslu Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) gelar rapat koordinasi (rakor) hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Mateng tahun 2020, berlangsung di kantor Bawaslu Jalan Daeng Maccarinnai, Kabupaten Mateng, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (5/2/2021).

Hadir di giat tersebut, Ketua Bawaslu Mateng Elmansyah, Komisoner Bawaslu Mateng Rahmat Muhammad dan Taufik Walhidayat, Komisioner KPU Mateng Suryadi Rahmat dan Sampe Amiruddin, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1418 Mamuju Letkol Inf Andi Aras A, Kasat Reskrim Polres Mateng Ipda Argo Pongki Atmojo, Dinas Trantib Buntu Tasik, Badan Kesbangpol Makmur, Dinas Dukcapil Masland dan LO Rudi Rahmadi.

Elmansyah mengatakan, hari ini kita melaksanakan rakor mitra kerja terkait pemilihan bupati dan wakil bupati Mateng tahun 2020.

“Dalam beberapa agenda tahapan telah selesai, dan ada kiranya pada tahapan pemilihan selanjutnya dapat ditingkatkan lagi,” kata Elmansyah.

Menurut dia, pada proses tahapan kita dihadapi dengan proses singkronisasi terkait data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), dan pada poinnya di pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 ini tidak ada terjadi pelanggaran pilkada seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kemarin sedikit ada keterlambatan terkait ketertiban alat peraga kampanye (APK) yang seharusny satu hari sebelum hari H sudah selesai, namun kemarin agak terlambat dan itu menjadi acuan kedepan agar tidak terulang lagi,” tutur Elmansyah.

Sampe Amiruddin menyatakan, pada dasarnya seluruh tahapan kemarin dapat berjalan dengan lancar sesuai perundang-undangan yang ada.

“Terimakasih kepada pemerintah daerah atas bantuannya, sehingga kegiatan pilkada dapat berjalan dengan lancar,” ujar Sampe.

Ia menyebutkan, dalam pemuktahiran daftar pemilih setelah data ada, maka kami melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk mencocokan data tersebut.

“Adapun persolan dilapangan dengan adanya kerja sama dan komunikasi dengan baik, dan semua dapat diselesaikan serta berjalan lancar,” sebut Sampe.

Letkol Inf Andi Aras A menyampaikan, sekarang sedang ramai di media sosial (medsos) terkait adanya warga asing yang menjadi bupati di Nusa Tenggara Timur (NTT), itu merupakan tidak ada kepedulian yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua yang terlibat dalam pilkada Mateng, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan aman,” paparnya.

Ipda Argo Pongki Atmojo menjelaskan, untuk pilkada selanjutnya kami hanya berharap koordinasinya diperbaiki dan ditingkatkan lagi.

“Dalam pilkada kemarin mungkin karena hanya dengan kotak kosong, jadi sedikit koordinasi. Pelanggaran-pelanggaran seperti tidak diperhatikan walaupun di dalamnya ada pelanggaran. Harapan kami kedepan agar lebih baik. Terkait dari KPU, TNI, Satpol PP, dan Kesbangpol untuk lebih di tingkatkan lagi,” jelasnya.

Suryadi Rahmat mengatakan, pada dasarnya kami dari KPU mengucapkan terimakasih atas partisipasi, sehingga semua dapat berjalan dengan lancar.

Taufik Walhidayat mengungkapkan, penanganan pelanggaran dalam pilkada kemarin ada sedikit perubahan setelah masuk dalam indeks kerawanan pilkada, sehingga dari 8 kasus sehingga turun hampir tidak ada kasus.

“Terimaksih atas kerja sama dan koordinasi dengan baik, hal ini kedepan dapat di pertahankan dalam menghadapi pilkada selanjutnya,” ungkapnya. (Azriel/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya