Program Deradikalisasi Tanam Pisang Dilahan Perum Perhutani Malang

01 February 2021 17:19
Program Deradikalisasi Tanam Pisang Dilahan Perum Perhutani Malang
Program deradikalisasi tanam pisang dilahan 5 ha milik Perum Perhutani di Dusun Sukorejo, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Adhitya Wiaya/Trans89.com)
.

MALANG, TRANS89.COM – Program deradikalisasi tanam pisang dilahan 5 hektar (ha) milik Perum Perhutani di Dusun Sukorejo, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Senin (1/1/2021).

Hadir di giat tersebut Ketua Tim Induk Koperasi Kepolisian Negara (Inkoppol) RI Jatim AKBP (P) Minardi, Bendahara Inkoppol RI Jatim Toni Surya Hartanto, Administratur KPH Malang Hengki Kurniawan, Polsek Kasembon Aiptu Yosse, Koramil 0818-3 Kasembon Sertu Rokhmad, Mantri Hutan Bambang, Ketua LKDPH Abah Djadu Nur Hidayat.

Bambang berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta bisa membawa manfaat baik bagi masyarakat

“Kami harapkan dengan terlaksananya kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat setempat,” harapnya.

Abah Djadu Nur Hidayat mengatakan, dirinya mewakili LKDPH Kasembon sangat mendukung kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Aiptu Yosse menyatakan, selain kegiatan penanaman bibit pisang ini, kami juga berharap agar semua lapisan masyarakat dapat ikut andil dalam menjaga dan melestarikan hutan.

“Dengan terlaksananya kegiatan ini, kita semua termasuk masyarakat selalu menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.

Hengki Kurniawan, berharap dengan adanya program ini masyarakat dapat ikut merawat dan memanfaatkan hasil dari tanaman pisang ini.

“Jadi kita harus mengingat bahwa tidak ada yang boleh merasa memiliki, sehingga menimbulkan permasalahan,” katanya.

AKBP (P) Minardi, menyampaikan tujuan dari program ini adalah untuk memberikan kesibukan kepada masyarakat yang mungkin belum memiliki pekerjaan, agar tidak dapat disusupi oleh paham-paham radikal maupun terorisme.

“Kkebanyakan yang terjadi yang mudah disusupi oleh paham-paham tersebut adalah masyarakat yang belum memiliki pekerjaan,” paparnya. (Adhitya/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya