Agus Ambo Djiwa Pimpin Rapat Presidium Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia 2021

21 January 2021 02:07
Agus Ambo Djiwa Pimpin Rapat Presidium Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia 2021
Ketua Presidium PISPI yang juga Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa pimpin rapat perdana Presidium PISPI tahun 2021 di Jakarta. (Humas PISPI)
.

JAKARTA, TRANS89.COM – Setelah terpilih sebagai Ketua Presidium Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) melalui Musyawarah Nasional (Munas) ke 3 tahun 2020, BUpati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa langsung pimpin rapat perdana Presidium PISPI di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Agus mengatakan, rapat Presedium PISPI 2021, merupakan rapat perdana setelah Munas ke 3 PISPI tahun 2020, yang diharapkan pada kepengurusan yang akan datang lebih baik dan bisa bekerjasama dengan pemerintah pusat maupun daerah.

“Rapat Presidium PISPI hari ini dalam rangka melakukan penyusunan kepengurusan PISPI secara lengkap, agar nantinya dapat bekerja sesuai tigas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing pengurus,” kata Agus melalui keterengan tertulisnya.

Pelaksanaan rapat tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) di masa Pandemi Covid-19 saat ini telah memberi dampak pada pelambatan semua aspek kehidupan masyarakat.

Ia menjelaskan, seluruh komponen bangsa bersama pemerintah pusat maupun daerah bahu membahu dalam pencegahan penyebaran virus ini, yakni menjaga stabilitas ekonomi dan khususnya di sektor pertanian dalam menjaga kecukupan pangan pokok.

“Kita sangat bersyukur upaya kawan-kawan PISPI bersama pemerintah atas segala upaya yang telah dilakukan, yakni dengan membaiknya kinerja sektor pertanian,” jelas Agus.

Dirinya menyatakan, ditengah masa pandemi Covid-19, sektor pertanian tumbuh positif, dimana pada bulan November 2020, nilai tukar petani (NTP) mencapai 102,86 dan nilai tukar usaha pertanian (NTUP) 103,28.

“Sementara ekspor pertanian menunjukkan kinerja yang menggembirakan yang secara kumulatif Januari-Oktober 2020 tumbuh 12,02% dibandingkan tahun 2019 lalu,” ujar Agus.

Menurut dia, sektor pertanian juga menyumbang positif penyerapan tenaga kerja di masa pandemi Covid-19 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Agustus 2020, memperlihatkan tenaga kerja sektor pertanian ini berkontribusi 29,76%.

“Untuk itu, pengurus PISPI memiliki panggilan mulia untuk meningkatkan perannya dalam pembangunan pertanian Indonesia yang dilandasi semangat dan idealisme untuk menggerakkan pertanian guna meningkatkan profesionalitasnya,” tutur Agus.

Lanjut Agus, dengan kekuatan profesionalitas yang dimiliki, diharapkan pengurus PISPI mampu bersinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya.

“Hal ini tak lain guna mewujudkan pembangunan pertanian yang berkeadilan dan mensejahterakan rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya