FPI Dibubarkan Pemerintah Muncul FPI Wajah Baru, Ini Penjelasan Kesbangpoldagri Lombok Timur

20 January 2021 02:11
FPI Dibubarkan Pemerintah Muncul FPI Wajah Baru, Ini Penjelasan Kesbangpoldagri Lombok Timur
Kabid Pengembangan Nilai-nilai Kebangsaan Badan Kesbanpoldagr Lotimi, Herman (baju putih). (Bayu A/Trans89.com)
.

LOMBOK TIMUR, TRANS89.COM – Pembubaran organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Komunikasi dan Informatika, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Bahkan pemerintah juga telah memutuskan segala bentuk kegiatan FPI hingga penggunaan atribut dan logonya.

Namun pasca pelarangan segala macam bentuk aktivitas, atribut, dan simbol FPI telah mengubah nama tengahnya dari Pembela menjadi Persatuan.

Bahkan di media sosial (medsos) beredar sebuah video sejumlah masyarakat yang mendeklarasikan untuk membentuk cabang daripada organisasi tersebut.

Untuk di wilayah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Nilai-nilai Kebangsaan yang membawahi Kasubbid Kebangsaan dan Pembauran Bangsa dan Kasubbid Kewaspadaan Nasional dan Bela Negara, Herman mengatakan FPI itu secara nasional sudah setahun lebih dibekukan, dan tidak diperpanjang surat izinnya.

“Untuk wilayah Lombok Timur tidak terlalu berpengaruh, apalagi dengan adanya FPI muncul dengan wajah baru dengan nama Front Persatuan Islam yang belum di deklarasikan di provinsi atau di Kota Mataram,” kata Herman di kantor Badan Kesbangpoldagri Jalan Cipto Mangunkusumo, Selong, Kabupaten Lotim, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (19/1/2021).

Menurut dia, pendeklarasian FPI (Front Persatuan Islam) dalam wajah baru itu apakah akan berafiliasi dengan FPI sebelumnya atau tidak, kita masih belum melihatnya, karena FPI sebelumnya Front Pembela Islam dikenal keras terhadap pemerintah, sehingga kepengurusannya dibekukan.

“Untuk wilayah Lombok Timur, FPI atau Front Pembela Islam tidak ada terdaftar di Kesbangpoldagri Lotim walaupun sudah di deklarasikan di Mataram, namun untuk wilayah Lombok Timur sendiri belum ada kegiatannya,” tutur Herman.

Lanjut Herman,pihak Badan Kesbangpoldagri Lotim dan bekerjasama dengan seluruh tokoh masyarakat dan agama dengan selalu memonitor perkembangan yang terjadi di wilayah masing-masing.

“Ini kami maksudkan agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan agar wilayah Lotim tetap kondusif dan aman,” sambungnya. (Bayu/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya