Sekda Pasangkayu Tinjau Posko dan Distribusikan Bantuan Bagi Pengungsi di Mamuju

19 January 2021 15:50
Sekda Pasangkayu Tinjau Posko dan Distribusikan Bantuan Bagi Pengungsi di Mamuju
Sekda Kabupaten Pasangkayu, Firman saat di posko bantuan Pemkab Pasangkayu depan RS Mitra Manakarra Jalan Pongtiku, Kabupaten Mamuju, Sulbar. (Dok. Dinas Kominfopers Sulbar)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Pasca terjadinya gempa dahsyat yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju di Sulawesi Barat (Sulbar) dengan magnitudo 6,2 erjadi pada Jumat 15 Januari 2021 pukul 02.28 WITA, menyebabkan warga mengungsi masing-masing 15.014 jiwa di Kabupaten Mamuju dan 4.421 jiwa Kabupaten Majene.

Hal itu membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu tergerak meringankan derita korban pengungsi terdampak gempa.

Pemkab Pasangkayu dengan sigap membuka posko bantuan depan Rumah Sakit (RS) Mitra Manakarra Jalan Pongtiku, Kabupaten Mamuju.

Posko tersebut menampung dan menyalurkan bantuan yang datang dari Kabupaten Pasangkayu, serta membuka dapur umum bagi pengungsi.

Sekda Kabupaten Pasangkayu, Firman berkesempatan melihat langsung posko tersebut, dan seperti apa pelayanan yang dilakukan di posko.

Tidak hanya itu, Firman juga berkesempatan menyuplai logistik posko seperti ikan kaleng, biskuit, minuman serta beberapa makan ringan lainnya.

“Terima kasih atas dedikasi teman-teman yang bertugas di posko ini, mudah-mudahan bisa meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah, serta dapat menjadi ibadah bagi kita,” kata Firman dalam keterangannya di Mamuju, Selasa (19/1/2021).

Selain meninjau posko Pemkab Pasangkayu, Firman juga melakukan kunjungan ke sejumlah tenda pengungsian dengan memberikan bantuan bahan makan kepara pengungsi.

“Meski tidak seberapa, tapi saya berharap dapat membantu dan meringankan derita masyarakat Mamuju yang masih berada di tenda-tenda pengungsian,” kuncinya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya