Bencana Tanah Longsor di Perum Griya Sulfat Inside Malang, Satu Orang Korban Teseret Ke Sungai Bango

19 January 2021 12:45
Bencana Tanah Longsor di Perum Griya Sulfat Inside Malang, Satu Orang Korban Teseret Ke Sungai Bango
Akibat intensitas curah hujan tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsor di Jalan Sadang Perum Griya Sulfat Inside Kavling Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. (Adhitya Wijaya/Trans89.com)
.

MALANG, TRANS89.COM – Akibat intensitas curah hujan tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsor di Jalan Sadang Perum Griya Sulfat Inside Kavling Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), Senin (18/1/2021) malam.

Saksi mata Yunijah (26) merupakan istri korban Roland Sumarno (41) pemilik rumah di Perum Griya Sulfat Inside Kavling mengatakan, suaminya saat itu sedang menerima tamu, yakni Feris Johanza Putra (42), Reza (46) dan Nurul Afia (40).

“Sebelumnya, sekitar pukul 15.30 WIB, terjadi hujan lebat, dan kami kedatangan, dan saat tamu mau berpamitan pulang, suami saya keluar rumah dengan tujuan memperbaiki saluran air di seberang rumah yang tersumbat,” kata Yunijah.

Ia menjelaskan, pukul 17.30 WIB, saat suaminya sedang memperbaiki saluran tersebut, tiba-tiba terjadi longsor, namun seketika itu korban terseret longsor dan masuk ke dalam aliran sungai Bango.

“Saat itu suami saya memakai jas hujan warna oreng jatuh dan hilang, hingga kini belum diketahui keadaannya, kemungkinan hanyut ke sungai atau tertimbun longsor,” jelas Yunijah.

Feris Johanza Putra melihat korban terseret longsoran, langsung dirnya memegang istri korban Yunija supaya tidak lari menyelamatkan korban yang terseret longsor.

“Saya hanya berupaya mencegatnya, karena saat itu saya melihat korban jatuh terseret longosran,” ujar Fersi

Sementara Nurul Afifa berteriak minta tolong untuk menyelamatkan anak-anaknya korban yang masih didalam rumah.

“Anak-anak korban diselamatkan melalui jendela dapur, dan saat ini keadaan istri dan anak korban di rumah tetangga,” kata Nurul.

Sekitar pukul 19.20 WIB, Kapolresta Malang Kota dan Dandim 0833 Kota Malang tiba di lokasi untuk meninjau tanah longsor dan kondisi keluarga korban, sekaligus meninjau lokasi tanah longsor.

Selanjutnya Tim SAR gabungan personil TNI/Polri, BPBD dan Relawan Malang Raya tiba di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) untuk lakukan pencarian korban.

Akibat kejadian tersebut, satu orang korban berinisial Roland Sumarno hingga kini belum ditemukan, sementara kerugian materi dua unit sepeda motor Yamaha Lexi dan Honda Vario Tecno ikut terbawa longsoran ke aliran sungai Bango dan serta teras rumah milik korban.

Di duga korban terseret aliran sungai Bangau yang memiliki lebar sekitar 30 meter dengan kedalaman 15 meter dari pinggir jalan

Untuk saat ini masih belum dilakukan pencarian mengingat tanah lokasi kejadian retak dan kondisi cuaca masih hujan, serta keadaan sungai masih meluap.

Rencana pencarian korban akan dilakukan hari ini, Selasa 19 Januari 2021. (Adhitya/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya