Kodim Pasangkayu Siap Berikan Pengawalan Logistik Bantuan Gempa Ke Mamuju dan Majene

18 January 2021 12:55
Kodim Pasangkayu Siap Berikan Pengawalan Logistik Bantuan Gempa Ke Mamuju dan Majene
Dandim 1427 Pasangkayu, Letkol Inf Novyaldi pimpin upacara bendera di lapangan upacara Makodim 1427 Pasangkayu Jalan Dewi Sartika Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. (Ocha Cz/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Dandim 1427 Pasangkayu, Letkol Inf Novyal di pimpin upacara bendera yang dihadiri sekitar 52 personel berlangsung di lapangan upacara Makodim 1427 Pasangkayu Jalan Dewi Sartika Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar).

Nampak hadir di giat tersebut, Pasiter Kodim 1427 Pasangkayu Kapten Inf Hasan, Danramil 1427-02 Randomayang Kapten Inf Ismail, Pelaksanaharian (Plh) Danramil 1427-01 Labuang Serma Denny S, Senin (18/1/2021).

Disela-sela upacara bendera tersebut, Dandim 1427 Pasangkayu berikan kebijakan kepara personilnya untuk membantu korban bencana gempa yang terjadi pada Jumat 15 Januari 2021 pukul 02.28 WITA dini hari.

Hingga kini, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 6,2 Sulbar tercatat 81 orang. Rincian korban gempa sebanyak 70 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju, dan 11 orang di Kabupaten Majane.

Letkol Inf Novyaldi mengatakan, walaupun masih ada kekurangan sehingga kedepan dipersiapkan lagi adanya latihan upacara untuk mengurangi kesalahan-kesalahan dalam upacara bendera.

“Apabila ada keluarga baik itu di Kabupaten Majene maupun Mamuju yang membutuhkan pertolongan maupun minta penjemputan, saya berikan kebijakan kepara personil siap membantu para korban bencana alam gempa,” kata Novyaldi.

Ia menyampaikan kepada prajurit Makodim 1427 Pasangkayu untuk mendukung apabila ada warga yang membutuhkan bantuan pengawalan logistik ke Kabupaten Mamuju maupun Majene.

“Jadi beri pelayanan ke masyarakat yang membutuhkan pengawalan untuk membawa bantuan logistik ke korban bencana gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene,” papar Novyaldi.

Dirinya mengingatkan kepada personil Kodim 1427 Pasangkayu erkait adanya penipuan di media sosial (medsos) yang sudah terjadi.

“Penipuan yang terjadi di medsos dengan adanya salah satu oknum menjual nama personil kodim, sehingga personil ini memberikan sesuai permintaan dari oknum yaitu mentransfer berupa uang,” terang Novyaldi.

Lanjut Novyaldi, hindari pelanggaran sekecil apapun, apabila ada permasalahan diselesaikan sesuai rantai komando, sehingga permasalahan dapat diselesaikan.

“Apabila ada permasalahan, diselesaikan sesuai rantai komando. Tetap jaga kesehatan baik personil maupun keluarga, karena saat ini cuaca tidak mendukung, dan tetap menggunakan masker, cuci tangan serta jaga jarak,” imbuhnya. (Ocha/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya