Sulawesi Barat Terima Bantuan Awal Rp4 Miliar Untuk Penanganan Gempa Dari BNPB

17 January 2021 01:03
Sulawesi Barat Terima Bantuan Awal Rp4 Miliar Untuk Penanganan Gempa Dari BNPB
Penyerahan bantuan untuk korban gempa bumi Sulawesi Barat diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo kepada Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar di Majene. (Dok. BNPB Indonesia)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok penanganan gempabumi Sulawesi Barat (Sulbar) magnitudo 6,2 skala richter (sr), sebesar Rp4 miliar.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dari Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo kepada Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar di Majene, Sabtu (16/1/2021).

Adapun bantuan tersebut diserahkan sebesar Rp2 miliar untuk Provinsi Sulbar dan masing masing Rp1 miliar untuk Kabupaten Mamuju dan Majene.

Selain itu, BNPB juga telah mendistribusikan 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji.

Juga 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA.

Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo bersama Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar sebelumnya meninjau lokasi terdampak gempabumi di Kecamatan Malunda dan Ulumanda, Kabupaten Majene pada hari yang sama.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat sendiri telah menetapkan status darurat bencana atas gempabumi yang menewaskan sebanyak 46 jiwa tersebut.

“Saya meminta agar penetapan status darurat tersebut dapat dioptimalkan dalam tahap waktu satu hingga dua pekan ke depan,” kata Doni melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (16/1/2021).

Ia menyebutkann pemerintah Sulawesi Barat telah menetapkan status darurat bencana. Durasi ini bisa berlangsung lebih lama tergantung dari kondisi lapangan.

“Tahap pertama, satu-dua minggu ini kita harapkan status darurat bisa optimalkan. Seluruh komponen kekuatan yang ada bisa diberdayakan,” sebut Doni.

Turut mendampingi dalam peninjauan lapangan menggunakan penerbangan helikopter sekitar 17 menit dari Mamuju ke Majene yakni Deputy Darurat BNPB, Dody Ruswandi dan Tenaga Ahli BNPB, Egy Massadiah. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya