Forkopimda Kabupaten Malang Rakor Instruksi Mendagri Terkait PPKM Jawa-Bali

10 January 2021 02:24
Forkopimda Kabupaten Malang Rakor Instruksi Mendagri Terkait PPKM Jawa-Bali
Forkopimda Kabupaten Malang gelar rakor terkait instruksi Mendagri nomor 01 tahun 2021, tentang PPKM Jawa-Bali dan persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pendopo Agung Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Jatim. (Adhitya Wijaya/Trans89.com)
.

MALANG, TRANS89.COM – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang gelar rapat koordinasi (rakor) terkait instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 01 tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran Covid-19, serta persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Hadir di giat tersebut, Bupati Malang M Sanusi, Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodikul Amin, Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepanjen Kabupaten Malang Abdul Qohar AF, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, berlangsung di Pendopo Agung Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (9/1/2012).

Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan dengan meningkatnya pandemi Covid-19 maka perlu diadakan PPKM Jawa-Bali yang akan dilaksanakan mulai tanggal 11 hingga 25 Januari 2021, terutama di wilayah Jatim yaitu Surabaya dan Malang Raya.

“PPKM Jawa-Bali ini, pembatasan lingkungan kerja 75% work from home (WFH) atau bekerja dari rumah, pembatasan tempat ibadah 50%, pengaturan dan pembatasan jam operasional pusat pembelanjaan seperti mall sampai jam 19.00 malam, dan memperketat protokol kesehatan (prokes),” katanya.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar ucapkan terima kasih kepada Bupati Malang langsung menyikapi tentang PPKM Jawa-Bali yang akan dilaksanakan mulai 11 hingga 25 Januari 2021.

“Kita sangat prihatin dengan peningkatan Covid-19 yang saat ini berkembang dengan signifikan di Indonesia. Untuk itu, mohon dengan kesadaran kita untuk bekerja keras dalam menangani Covid-19 ini,” ucap Hendri.

Menurut dia, perlunya konsistensi yang cepat dan tepat, sehingga terjalin kerjasama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, agar tercapai hasil yang maksimal.

“Selama dalam pelaksanaan PPKM 11-25 Januari 2021, untuk warga masyarakat yang mempunyai hajatan agar ditekankan atau diminimalkan lagi. Kita akan lebih meningkatkan pelayanan kesehatan dan menghidupkan lagi kampung tangguh di masing-masing desa ditiap Kecamatan,” tuturnya.

Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra menjelaskan sebagai informasi untuk vaksin saat ini sudah ada di Surabaya, dan sampai saat ini kita akan menunggu pendistribusiannya, yang rencana akan di lounchingkan secara serentak pada 13 Januari 2021.

“Pemberian vaksin tersebut merupakan langkah yang diambil oleh negara untuk memerangi Covid-19,” jelas Yusub.

Ia menyatakan, semakin banyak masyarakat kita yang mengabaikan Covid-19 dan akan menjadi perhatian kita kedepan.

“Covid-19 ini memang nyata adanya, jangan dianggap sepele dan main-main serta kita saling mengingatkan kepada keluarga kita termasuk masyarakat di lingkungan kita,” ujar Yusub.

Sementara Bupati Malang, M Sanusi megungkapkan akan melaksanakan instruksi Mendagri nomor 01 tahun 2021, tentang PPPKM Jawa-Bali yang akan kita laksanakan pada 11 sampai 25 Januari 2021.

“Perlu dilaksanakan sosialisasi tentang penyebaran virus Covid-19, yaitu tentang kegiatan sehari-hari kita kalau bertemu dengan rekan kita yang sudah menjadi kebiasaan yaitu berjabatan tangan, dan terutama kerumunan massa untuk sementara selama pandemi Covid-19 kita hindari dulu,” ungkapnya. (Adhitya/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya