Kapolda Jateng dan Kasdam IV Diponegoro Buka Latihan Gabungan TNI/Polri Se-Solo Raya di Mako Brimob Boyolali

09 January 2021 01:14
Kapolda Jateng dan Kasdam IV Diponegoro Buka Latihan Gabungan TNI/Polri Se-Solo Raya di Mako Brimob Boyolali
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Widi Prasetijono membuka latihan gabungan TNI-Polri wilayah Solo Raya berlangsung di Mako Brimob Gunung Kendil Kabupaten Boyolali, Jateng. (Arif Faisal/Trans89.com)
.

BOYOLALI, TRANS89.COM – Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Ahmad Luthfi membuka latihan gabungan TNI-Polri wilayah Solo Raya berlangsung di Mako Brimob Gunung Kendil Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (7/1/2021).

Pelatihan gabungan tersebut dimaksud untuk membekali kemampuan dan keterampilan personil TNI/Polri guna merespon situasi kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) khususnya di wilayah Jawteng.

Personil akan dilatih keterampilan bela diri, kemampuan menembak dengan tehnik-tehnik, prosedur menghadapi massa, patroli gabungan skala besar sampai di Gondosuli Tawamangu, dan demonstrasi penyergapan dan penghancuran instalasi lawan.

Adapun rute yang akan dilalui, start dari Mako Brimob Gunung Kendil Boyolali dan finish di Bundaran Cicoa Tw.

Selain Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi, turut hadir Pangdam IV Diponegoro yang diwakili Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Widi Prasetijono, serta para Kapolres dan Dandim jajaran eks wailayah Surakarta atao Solo Raya.

Ahmad Lutfhi menerangkan, pelaksanaan latihan ini, sebagai show of force pada masyarakat bahwa sinergitas TNI/Polri sangat kokoh dalam menjaga keamanan dan gangguan-gangguan dari kelompok tertentu yang akan membuat keresahan di masyarakat.

“Sinergitas TNI/Polri bagai dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan sebagai garda terdepan dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” terang Luthfi.

Kapolda berharap, dengan latihan gabungan ini, personil akan memiliki kemampuan lebih, mental kuat, disiplin tinggi, percaya diri, soliditas dan solidaritas yang semakin mantap serta peningkatan profesionalitas dan proporsionalitas yang memadai.

“Latihan ini bagi saudara sangat istimewa, karena merupakan latihan lintas kemampuan, diluar kemampuan yang sudah saudara miliki,” kata Luthfi kepada para peserta latihan.

Tak hanya itu, menurut Kapolda, latihan ini ditujukan untuk menciptakan anggota terlatih yang siap digerakan kapanpun, dimanapun dan dalam situasi apapun.

“Nantinya latihan ini akan digelar sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19,” tutur Luthfi.

Kapolda juga berikan tanggapan terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan di Jawa-Bali.

“Untuk wilayah Jawa Tengah, akan menerapkan operasi yustisi yang akan dilakukan tiga kali dalam sehari dilaksanakan seluruh jajaran, mulai dari tingkat polda sampai polsek, pagi iya, siang iya, dan malam juga,” terang Luthfi.

Lanjut Luthfi, operasi yustisi ini untuk membiasakan masyarakat terkait 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dalam rangka memutus mata rantai Covid-19.

“Disamping itu, Polda Jateng telah menyiapkan satu Kompi Satuan Tugas (Satgas) dimasing-masing polres yang digunakan untuk mengurai kerumunan,” pungkasnya. (Arif/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya