Melalui Virtual, Presiden Jokowi Serahkan 584.407 Sertifikat Tanah di 26 Provinsi dan 273 Kabupaten/Kota

07 January 2021 02:03
Melalui Virtual, Presiden Jokowi Serahkan 584.407 Sertifikat Tanah di 26 Provinsi dan 273 Kabupaten/Kota
Presiden RI Joko Widodo serahkan akta tanah ke masing-masing penerima sertifikata melalui program PTSL tahun 2020 bagi warga penerima di Provinsi DI Yogyakarta melalui virtual, berlangsung Ballrom Borobudur Hotel Ina Garuda Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta. (Joko Slamet/Trans89.com)
.

JOGJAKARTA, TRANS89.COM – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) serahkan akta tanah ke masing-masing penerima sertifikata melalui program sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun 2020 bagi warga penerima di Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta melalui virtual (online).

Hadir di giat tersebut, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X, Kaplda DI Yogyakarta Irjen Pol Asep Sehendar, Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan, Sekretaris Provinsi (Sekprov) DI Yogyakarta Raden Kadarmanta Baskara Aji.

Selanjutnya Wakil Ketua DPRD DI Yogyakarta Huda Tri Yudiana, Kajati DI Yogyakarta Sumardi, Kepala Dinas Pertanahan dn Tata Ruang DI Yogyakarta Krido Suprayitno berlangsung Ballrom Borobudur Hotel Ina Garuda Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (5/1/2021).

Sambutan Presiden Joko Widodo melalui virtual ucapkan salam kepada semua hadirin, diman pada siang ini kita laksanakan penyerahan sertifikat tanah secara virtual yang di saksikan oleh penerima langsung di provinsi atau kabupaten/kota.

“Hari ini saya akan menyerahkan 584.407 sertifikat tanah di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota, serta betul-betul sertifikat itu asli langsung di terima oleh yang benar-benar berhak,” kata Jokowi.

Menurut dia, tadi Menteri Pertanahan menyampaikan bahwa di tahun 2020 sebetulnya 11 juta sertifikat, tapi karena adanya pandemi Covid-19 realisasinya bisa 6,8 juta sertifikat.

“Alhamdulillah, masih 6,8 juta, biasanya yang dulu-dulu setahun itu hanya 500.000 sertifikat, dan ini sudah 12 kali lipat kita membagikan sertifikat,” tutur Jokowi.

Ia menyatakan, Menteri tadi menyampaikan dengan adanya pandemi Covid-19 ini, masih banyak yang belum menerima sampai 80 juta penerima sertifikat akta tanah, dan kita butuh 160 tahun menerima sertifikat tanah.

“Sertifikat yang kita bagikan ini sudah ada kepastian hukum yang jelas. Target saya pada tahun 2020 yaitu 6,8 juta akte tanah, dan Alhamdulillah sudah tercapai dengan separuh jalan yang kita targetkan,” ujar Jokowi.

Artinya, kata Jokowi, bapak ibu sekalian sudah menerima bukti hak milik tanah yang kita dimiliki dan tidak bisa di ganggu oleh makelar tanah.

“Dengan sertifikat ini, bapak ibu sekalian bisa menggunakan akta tanah tersebut di Bank, akan tetapi bapak atau ibu harus bisa menghitung dengan bajed (uang) yang akan di pinjam, agar tidak boleh meminjam dengan melebihi pendapatan,” pungkasnya. (Joko/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya