Kirab Obor 100 Tahun GPI di Mamasa, Marthinus: Momen Ini Harus Ditingkatkan Sifat Kepedulian Kepada Sesama

01 January 2021 01:52
Kirab Obor 100 Tahun GPI di Mamasa, Marthinus: Momen Ini Harus Ditingkatkan Sifat Kepedulian Kepada Sesama
Penyambutan kirab obor dalam rangka 100 tahun GPI dipimpin Pendeta Jemaat Sumber Kasih Limbong Lopi yakni Pendeta Ma'bonga dihadiri Wabup Mamasa, MArthinus Tiranda di Gereja Jemaat Kasih Jalan Limbong Lopi, Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulbar. (Wahyu/Trans89.com)
.

MAMASA, TRANS89.COM – Penyambutan kirab obor dalam rangka 100 tahun Gereja Pantekosta di Indonesia (GPI) dipimpin Pendeta Jemaat Sumber Kasih Limbong Lopi yakni Pendeta Ma’bonga, berlangsung di Gereja Jemaat Kasih Jalan Limbong Lopi, Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (31/12/2020).

Hadir di giat tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Mamasa Marthinus Tiranda, Ketua Majelis GPI Sulbar Pendeta Igusti Futu Suarnata, Ketua Majelis GPI Mamasa Pendeta Oktovianus Rani.

Sambutan Pendeta Ma’bonga, mengatakan sejarah mencatat bahwa Gereja Pantekosta di Indonesia telah mencapai usia yang ke 100 tahun. Momen 100 tahun ini merupakan hal yang langka dan tak mungkin bisa kita alami kembali.

“Dengan kasih para pendahulu dan peran imam serta para pendeta yang dapat dijadikan spirit bagi seluruh jemaat GPI dalam melanjutkan perjuangan GPI di Indonesia khususnya di Kabupaten Mamasa,” kata Ma’bonga.

Menurut dia, ini merupakan suatu kebanggaan dan suka cita, karena kita semua dapat melaksanakan penyerahan obor kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa.

“Kita patut berbangga, karena pelaksanaaan penyerahan obor yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda,” tutur Ma’bonga.

Sementara Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda, menyatakan GPI mempunyai jemaat terbanyak setelah protestan, itu karena kerja yang maksimal oleh para tokoh-tokoh yang ada di dalam GPI Kabupaten Mamasa.

“Hal itu patut diapresiasi dan diacungi jempol oleh kita semua. Kepada seluruh umat GPI di Kabupaten Mamasa, agar dapat menjunjung tinggi ke ESAan seluruh gereja yang tersebar khususnya di wilayah Kabupaten Mamasa,” ujar Marthinus.

Ia menjelaskan, pada momen peringatan 100 tahun GPI, selaku Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa, kami berharap kiranya agar menjaga kerukunan, persatuan dan persekutuan, sehingga tetap dapat dipertahankan.

“Semoga selalu tercipta kedamaian di dalam kehidupan kita. Momen perayaan 100 tahun GPI ini yang harus ditingkatkan adalah sifat solidaritas atau kepedulian kepada sesama, khususnya kepada kaum marginal atau yang terpinggirkan, semoga nantinya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya. (Wahyu/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya