Aliansi Front Peduli Pedagang PNP Kota Palopo Unjuk Rasa, Ini Masalahnya

05 December 2020 15:30
Aliansi Front Peduli Pedagang PNP Kota Palopo Unjuk Rasa, Ini Masalahnya
Aliansi Front Peduli Pedagang unjuk rasa terkait dugaan konflik sosial antara Pemkot Palopo dengan pemilik lahan pasar PNP, berlangsung di perapatan Jalan Ahmad Dahlan-Jalan Rambutan, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel. (Yudhi/Trans89.com)
.

PALOPO, TRANS89.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung di Aliansi Front Peduli Pedagang unjuk rasa terkait dugaan konflik sosial antara Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo dengan pemilik lahan pasar Pusat Niaga Palopo (PNP) Uztads Buya A Mattotorang.

Aksi FPP (FPP) dipimpin Mustakim berlangsung di perapatan Jalan Ahmad Dahlan-Jalan Rambutan, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (4/12/2020).

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan bentuk kekecewaan terkait dugaan masih adanya pungutan serta penyegelan secara sepihak di PNP.

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan pernyataan sikap, selamatkan pedagang PNP dari konflik sosial, stop menjadikan pedagang sebagai korban atas konflik dari kedua belah pihak, mendesak Pemerintah Kota Palopo untuk melakukan pembayaran Rp38 miliar sesuai dengan amanah putusan. Hentikan pungutan dan penyegelan terhadap pedagang yang tidak berlandaskan hukum. Mendesak kepolisian untuk memberikan keamanan kepada pedagang di PNP.

Orasi Mustakim mengatakan, kami dari lembaga mahasiswa yang tegabung dalam Aliansi FPP, dengan ini turut bersimpati melihat persoalan yang sedang dihadapi oleh para pedagang di PNP.

“Tentunya hal ini tak bisa dibiarkan berlarut-larut, sebab ketika hal ini terus berlangsung, maka para pedagang pasar akan sangat dirugikan,” katanya.

Mustakim menyatakan, melalui aksi kami ini, kami meminta kepada Pemkot Palopo bersama pihak kepolisian untuk menghadirkan ketertiban dan keamanan di tengah-tengah masyarakat.

“Kami meminta agar ketertiban dan keamanan tetap terjaga, sehingga para pedagang pasar PNP mendapatkan haknya dalam berjualan dengan tenang tanpa gangguan dari pihak manapun,” ujar Mustakim. (Yudhi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya