Babinsa Kodim 0906 Tenggarong Kembangkan Madu Kelulut Untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh Dimasa Pandemi Covid-19

01 December 2020 16:02
Babinsa Kodim 0906 Tenggarong Kembangkan Madu Kelulut Untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh Dimasa Pandemi Covid-19
Babinsa Koramil 0906-01 Tenggarong, Kodim 0906 Tenggarong, Serda Ribut berhasil mengembangkan Lebah kelulut di Desa Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kukar, Kaltim. (Penrem 091 Aji Surya Natakesuma)
.

KUTAI KARTANEGARA, TRANS89.COM – Meningkatkan daya tahan tubuh menjadi hal yang penting DI masa pandemi Covid-19. Ini menjadi upaya untuk mencegah penularan Covid-19, mengingat vaksin maupun obat belum tersedia.

Berbagai makanan sehat pun dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan imunitas, termasuk madu dan susu. Keduanya ternyata mengandung banyak vitamin dan protein (mikronutrien) yang baik bagi tubuh.

Di sela-sela kesibukannya sebagai anggota TNI, Babinsa Koramil 0906-01 Tenggarong, Kodim 0906 Tenggarong, Serda Ribut tidak hanya menjalankan tugas pokoknya sebagai Babinsa, tetapi juga berhasil mengembangkan Lebah kelulut di Desa Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Babinsa Ribut mengatakan, dari mengembangkan hewan kecil yang ada di sekitaran lingkungan kita yang dianggap sebagai binatang pengganggu, karena sering membuat sarang di sela-sela bangun rumah maupun perkantoran, sering di sebut dengan nama kelulut ataupun klanceng.

“Hewan ini ternyata dapat menghasilkan madu, jika di konsumsi bisa dan mampu meningkatkan imunitas dalam tubuh terlebih menghadapi pandemi covid-19,” kata Ribut, Senin (30/10/2020).

Ia menjelaskan, di masa pandemi covid-19 saat ini, kami melihat potensi madu kelulut yang sangat terbatas produksinya dan mengajak masyarakat binaan untuk mengembangkan madu kelulut.

“Madu kelulut yang di hasilkan sangat baik untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, apa lagi di masa pandemi seperti saat ini,” jelas Ribut.

Dirinya menerangkan, madu sangat produktif untuk di kembangkan, karena Desa Bukit Biru merupakan hutan lindung sekaligus dapat menambah penghasilan, pelestarian hutan dan habitat tawon madu.

“Peternakan madu kelulut ini sudah lama di budi dayakan, namun dari hasil pengembangannya pemeliharaan madu ini sudah dapat membuahkan hasil,” terang Ribut.

Selanjutnya kata Ribut, peternakan madu kelulut ini akan diperluas lagi, karena peternakan madu kelulut ini termasuk bidang usaha yang menjanjikan untuk mendapatkan penghasilan keluarga.

“Inilah bentuk wujud nyata kepedulian TNI dalam mengajak masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19, bergerak searah melawan corona,” katanya.

Sementara menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Mulawarman (Unmul) bekerja sama dengan Universitas Kyushu Jepang, madu kelulut dapat mencegah dan mempercepat recovery rate (tingkat pemulihan) dalam penyembuhan covid 19.

“Kami temukan itu ada sekitar 13 lebah kelulut yang sudah dibudidayakan orang, tapi yang paling banyak itu jenis Trigona Itama seperti yang dibudidayakan oleh Serda Ribut bersama-teman-teman,” ucap Prof Enos Tangke Arung.

Enos menyampaikan, dengan madu yang di hasilkan oleh lebah kelulut tersebut dapat menunjukkan penghambatan terhadap daya lengket atau menempelnya si virus corona ke sel manusia yang namanya ACE2.

“Madu kelulut menghambat proteinnya si Covid-19 untuk menempel di sel manusia,” paparnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya