Aksi Kamisan di Makassar Desak Presiden Cabut UU Cipta Kerja

28 November 2020 01:08
Aksi Kamisan di Makassar Desak Presiden Cabut UU Cipta Kerja
Aksi Kamisan Konfrensi Suara Rakyat unjuk rasa dan mosi tidak percaya kepada pemerintah menolak serta menuntut presiden untuk mencabut UU Cipta Kerja di pertigaan Jalan Sultan Alauddin-Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kota Makassar, Sulsel. (Andri S/Trans89.com)
.

MAKASSAR, TRANS89.COM – Sejumlah massa dari Aksi Kamisan Konfrensi Suara Rakyat (KSR) dipimpin Sofian KM unjuk rasa dan mosi tidak percaya kepada pemerintah.

Aksi Kamisan Konfrensi Suara Rakyat menolak dan menuntut presiden untuk mencabut Undang-Undang (UU) Cipta Kerja nomor 11 tahun 2020 berlangsung di pertigaan Jalan Sultan Alauddin-Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (26/11/2020).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, #mosi tidak percaya cabut UU Cipta Kerja dan bangun dewan rakyat.

Sementara pamflet bertuliskan, ayo bangun kekuatan alternatif sudah cukup kita di bohongi, tolak Omnibus Law karena akan merusak lingkungan dan alam, hentikan kriminalisasi dan pembungkaman demokrasi terhadap gerakan rakyat, tolak Omnibus Law karean akan memudahkan perampasan tanah, cabut dwi fungsi TNI/Polri.

Pernyataan sikap massa aksi, Sofian KM menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencabut Omnibus Law UU nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja.

“Kami menuntut presiden untuk menghentikan pembahasan aturan turunan dari UU nomor 11 tahun 2020, tentang cipta kerja,” terang Sofian.

Ia juga menuntut Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menggunakan akal sehat dalam menangani uji formil dan materil UU nomor 11 Tahun 2020 yang diajukan di MK.

“Kami menyayangkan pertemuan, sikap, tindakan oknum aktivis masuk Istana yang berharap Presiden Joko Widodo akan berubah pikiran. Aksi kami ini merupakan bentuk kekecewaan kami atas kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat,” tegas Sofian. (Andri/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya