Wadanpussenif Siapkan Prajurit Yonif 611 Awang Long Menjadi Prajurit Tempur Dalam Pelaksanaan Tugas Operasi

27 November 2020 00:48
Wadanpussenif Siapkan Prajurit Yonif 611 Awang Long Menjadi Prajurit Tempur Dalam Pelaksanaan Tugas Operasi
Kunjungan Wadanpussenif odiklat TNI AD, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin idampingi Danrem 091 Aji Surya Natakesuma, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putr di Mako Yonif 611 Awang Long Jalan Soekarno Hatta Km 2,5 Loa Janan, Kukar, Kaltim. (Penrem 091 Aji Surya Natakesuma)
.

KUTAI KARTANEGARA, TRANS89.COM – Berkaitan akan laksanakan tugas operasi di Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Papua, Yonif 611 Awang Long dapat kunjungan orang nomor 2 dari Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Wadanpussenif) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Achmad Daniel Chardin di Mako Yonif 611 Awang Long Jalan Soekarno Hatta Kilometer (Km) 2,5 Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Kunjungan Wadanpussenif Kodiklat TNI AD, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin didampingi Danrem 091 Aji Surya Natakesuma, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro dan para Kasi serta Dankabalakaju Korem 091 Aji Surya Natakesuma.

Sebelum melaksanakan pembekalan, Danyonif 611 Awang Long Mayor Inf Albert Frantesca Hutagalung paparan satuan serta kesiapan tugas Pamtas Republik Indonesia (RI)-Paua Nugini (PNG) yang diikuti oleh seluruh perwira staf dan unsurnya.

Pembekalan Wadanpussenif Mayor Jenderal TNI Achmad Daniel Chardin, emngtatakan prajurit infanteri adalah atlit tempur yang tanggap, tangguh dan trengginas.

“Dalam atlit tempur mempunyai 2 pilihan, yaitu hidup dan mati untuk melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Achmad melalui rilisnya diterima Redaksi, Kamis (26/11/2020).

Ia menyatakan, apapun yang akan dilakukan selalu berusaha diiringi doa dan tawakal, latihan diiringi dengan rasa gembira.

“Pada saat berlatih, berlatihlah seperti bertempur sesungguhnya. Dan pada saat bertempur, bertempurlah seperti berlatih yang sesungguhnya,” ujar Achmad.

Menurut dia, pelaksanaan tugas operasi yang akan diemban harus dipersiapkan dengan baik, latihan adalah kunci keberhasilan setiap tugas yang akan dilaksanakan.

“Dengan latihan maka kesiapan dalam bertugas akan tercapai semaksimal mungkin,” tutur Achmad.

Lanjut Achmad, dalam keberhasilan tugas meliputi personil, mental dan moril, juga tumbuhkan kemauan bertempur untuk mendorong kemampuan bertempur di medan sebenarnya.

“Tak lupa selalu tingkatkan iman dan taqwa selama pelaksanaan tugas operasi nantinya,” sambungnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya